Sabtu , 12 Agustus 2017
Home / Religi / Baznas Kota Cilegon Kagumi Bazda Lotim
Ketua Bazda Lotim menerima cinderamata dari Ketua Baznas Kota Cilegon

Baznas Kota Cilegon Kagumi Bazda Lotim

SELONG,DS-Rombongan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Cilegon, Provinsi Banten, melakukan kunjungan kerja ke Bazda Kabupaten Lombok Timur, Sabtu (13/8). Rombongan diterima pengurus Bazda setempat yang dimpimpin H.Rawitah Asy’ari.

Pengurus Bazda Lotim menerima kunjungan pengurus Baznas Cilegon

Ketua Bazda Lombok Timur, H.Rawitah Asy’ari mengatakan dalam menjalankan pengelolaan zakat sesuai dengan petunjuk Allah dan Undang-undang. Pihaknya mengaku masih menggunakan istilah Bazda karena dalam Perda masih menyebutkan hal itu, termasuk susunan kepengurusannya yang masih memakai petunjuk Perda hingga 2018 mendatang

“Kami melaksanakan tugas pelan-pelan per tahun dari Rp 12 miliar hingga Rp 14 pertahun,” katanya seraya menambahkan apa yang dijalankan sesuai petunjuk.

Rombongan Baznas Cilegon terdiri dari Syamsul Rizal (Ketua) didampingi wakil ketua Penghimpunan  H.Aswani Nawawi, KH Idris (pendistribusian), H.Fajri Ali (SDM), Yeyen Supriyadi (Keuangan).

Syamsul Rizal mengemukakan Cilegon sebagai kota industri. Namun kurang menguntungkan karena retribusinya ditarik ke pusat. Hanya saja banyak hotel dan restoran. Namun dalam peenghimunan zakat masih kalah dibandingkan Lotim.

Cilegon sendiri menjadi pelopor Bazda di Jawa Barat yang mengatur pengelolaan zakat lewat Perda. “Hingga sekarang jumlah zakat yang dihimpun mencapai Rp 7 miliar setahun.  Itu semua baru diperoleh dari ASN,” katana seraya mengatakan ingin belajar bagaimana menghimpun zakat dari luar ASN.

Dalam kesempatan dialog H.Aswani Nawawi mengaku kagum dengan keberadaan Bazda Lombok Timur dan mempertanyakan pola penghimpunan yang digunakan. Di Cilegon sebagai kota industry masih banyak yang belum mau berzakat terutama di lingkungan swasta. Bagaimana penggunaan dan pendayagunaan zakat di Lombok Timur. Bagaimana rekrutmen dan kesejahteraan pengurus Bazda Lotim? Sedangkan H.Yayat menanyakan bagaimana pendapatan bisa begitu tinggi?

Rawitah pun menguraikan kronologi berdirinya Bazda Lotim hingga terjadi sekarang ini. Semua itu sangat diperankan oleh bupati yang secara tegas memandang persoalan zakat sebagai bagian penting dalam mengatasi masalah ummat.ian

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

PONPES TERUS BERJUANG MERAWAT KEMAJEMUKAN INDONESIA

MEDAN,DS-Dalam rangka membangun hubungan dinamis antara NTB dengan provinsi lain di tanah air, Gubernur NTB, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *