Selasa , 4 Desember 2018
Home / Religi / Ali BD : Peringatan Maulid Menajamkan Keimanan dan Kecintaan Terhadap Rasulullah
Ali BD saat menghadiri perayaan Maulid di Tanjung

Ali BD : Peringatan Maulid Menajamkan Keimanan dan Kecintaan Terhadap Rasulullah

SELONG,DS-Mayoritas ummat Islam di Indonesia senantiasa memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada tanggal 12 Rabi’ul Awwal penanggalan Hijriyah. Peringatan hari kelahiran Baginda Nabi ini disebut Maulid Nabi. Tujuan memperingati Maulid Nabi ini, menurut Rektor Universitas Gunung Rinjani (UGR), HM. Ali Bin Dachlan alias Ali BD, adalah untuk menajamkan keimanan dan kecintaan terhadap Rasulullah SAW yang telah membawa risalah suci agama Islam.

Saat menghadiri acara peringatan Maulid Nabi di Kelurahan Tanjung Kecamatan Labuhan Haji baru-baru inI, mantan Bupati Lombok Timur 2 periode ini mengajak masyarakat untuk mengenang kiprah Nabi Muhammad SAW dalam memperjuangkan agama Islam yang penuh dengan tantangan agar selanjutnya akan muncul semangat di hati semua masyarakat untuk mengikuti perjuangan Rasulullah SAW sebagai aktualisasi peningkatan keimanan.

Dalam catatan sejarah, Rasulullah SAW menjalankan dakwahnya selama 10 tahun di Mekkah sejak penobatan sebagai utusan Allah SWT dan selama 13 tahun di Madinah.

Ada perbedaan yang mencolok pada kondisi keberagaman suku dan agama antara di Mekkah dan di Madinah. Di Madinah, lanjut HM. Ali Bin Dachlan, Rasulullah SAW berdakwah dan memimpin ummat dari banyak suku dan menganut agama yang beragam. Kalau di Mekkah, mayoritas ummat menyembah berhala (animisme). Sedangkan di Madinah, warga sudah banyak yang menganut agama Nasrani, Yahudi, Majusi dan kepercayaan animisme lainnya.

Keberadaan Nabi Muhammad SAW di Madinah tidak semata-mata sebagai pemimpin ummat Islam. Namun mencakup semua golongan dan ummat. Nabi Muhammad SAW melahirkan Piagam Madinah yang dijadikan sebagai tatanan hukum untuk mengatur setiap golongan dan semua daerah yang ditaklukkan.

Nabi Muhammad SAW mencontohkan pada dunia pola kepemimpinan yang berkeadilan dan sangat menghargai keberagaman. Makanya, lanjut Ali BD, sangat miris menyaksikan kondisi ummat Islam yang ada sekarang ini, banyak yang berkelahi dan berperang hanya karena berbeda partai, hanya karena berbeda mazhab.

Karena itulah, melalui momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekarang ini, sebagai ummat Islam yang diperintahkan mentauladani akhlak Rasulullah SAW, seharusnya mencontoh apa yang dilakukan Rasulullah semasa hidupnya yang sangat mencintai kedamaian dengan menghindari perpecahan walaupun berada dalam keberagaman.

Di masa kepemimpinan Rasulullah SAW, walaupun ada peperangan, semua itu bukan diawali dari keinginan Rasulullah dan ummat Islam untuk berperang. Namun, karena mendapatkan serangan dan tantangan berperang dari pihak musuh. Karena itu, jika sekarang terjadi banyak peperangan di negara-negara Islam. Itu bukti bahwa pelakunya tidak mencontoh Rasulullah SAW. Demikian tegas Ali BD di Tanjung.

Disampaikan pula bahwa kunci kesuksesan Rasulullah SAW dalam kepemimpinannya adalah mendudukkan diri selaku pemimpin ummat yang semata-mata untuk memimpin ummat, bukan bertujuan untuk mencari pengaruh, apalagi untuk menambah pundi-pundi kekayaan pribadi. Semua itu dibuktikan dengan kondisi Rasulullah SAW yang tetap sederhana walaupun menjadi pemimpin ummat dan negara yang besar.

“Rasulullah itu menjadi pemimpin ummat, semata-mata untuk memimpin, bukan dibarengi embel-embel ingin mencari pengaruh dan agar bisa bergelimang harta. Coba perhatikan, walaupun Beliau menjadi pemimpin ummat yang besar, Beliau tetap hidup dalam kesederhanaan, bukan tinggal di rumah mewah dengan harta yang melimpah. Beliau tidak memanfaatkan kekuasaan untuk mendapatkan kesenangan pribadi”, ungkap Ali BD.

Rasulullah SAW tidak memanfaatkan kekuasaannya untuk mendapatkan kesenangan pribadi. Tauladan inilah yang harus dipraktikkan ummat Islam sebagai bukti kecintaan terhadap Beliau yang telah memberikan seluruh jiwa dan raganya untuk perjuangan Islam. (kis)

 

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Ribuan Warga Deklarasikan NTB Bangkit Bersama Al-Qur’an

MATARAM,DS-Ribuan warga masyarakat yang terdiri dari masyarakat umum dan pelajar, mengumandangkan deklarasi NTB Bangkit Bersama …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *