Sabtu , 28 Juli 2018
Home / Politik / Zul Rohmi Ditetapkan jadi Pemenang Pilgub NTB 2018 Tiga Paslon Tak Hadir, Rohmi pun Tak Datang
Ketua KPU NTB menyerahkan sertifikat pemenang Pilgub NTB 2018 kepada Gubernur NTB terpilih Dr. Zulkieflimansyah didampingi Komisioner dan Sekretaris KPU NTB usai pleno terbuka,

Zul Rohmi Ditetapkan jadi Pemenang Pilgub NTB 2018 Tiga Paslon Tak Hadir, Rohmi pun Tak Datang

 

MATARAM, DS  – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi NTB resmi menetapkan menetapkan pasangan calon (paslon) nomor urut tiga, Dr Zulkieflimansyah dan Hj. Sitti Rohmi Djalilah (Zul-Rohmi) sebagai pemenang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB tahun 2018, Selasa (24/7).

Pada sidang paripurna yang dipimpin langsung Ketua KPU NTB, Lalu Aksar Anshori bersama empat komisioner lainnya di Hotel Lombok Raya Kota Mataram itu, tiga paslon lainnya tidak terlihat hadir. Ketidakhadiran tiga paslon yang bertanding di Pilgub NTB 2018 juga diikuti oleh ketidakhadiran Hj. Sitti Rohmi Djalilah selaku wakil gubernur NTB terpilih periode 2018-2023.

Menjawab ketidakhadiran pasangannya pada sidang pleno terbuka penetapan pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat terpilih periode 2018-2023 itu, Gubernur NTB terpilih, Dr Zulkieflimansyah mengatakan pasangannya tengah berada di luar negeri. Ia meminta ketidakhadiran wakil gubernur terpilih tidak dipolemikkan.

“Ibu Rohmi sudah mengkonfirmasi langsung jika masih belum bisa balik karena ada kegiatan di Mesir. Prinsipnya, antara saya dan ibu Rohmi tidak ada persoalan apapun, beliau sudah saya kenal lama termasuk keluarganya. Jadi, ketidakhadirannya ini janganlah dipolitisir jika kami telah mengalami keretakan,” ujar Zulkieflimansyah menjawab wartawan usai menghadiri sidang pleno KPU NTB itu.

Politisi PKS itu menyatakan berkomitmen untuk memberikan pengabdian terbaik. Salah satu langkah konkritnya, membangun sistem pemerintahan yang melayani rakyat.  Mantan anggota DPR RI itu mengatakan tidak akan pernah berubah pasca ditetapkan menjadi pemenang Pilgub NTB 2018.

Menurut Zulkieflimansyah, gaya elegan dan jauh dari kesan angkuh, akan tetap dibawanya dalam memimpin NTB kedepannya. Oleh karena itu, ia meminta agar pola yang diterapkannya itu bisa diikuti juga oleh seluruh jajarannya.

“Pokoknya, semua kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemerintah Provinsi NTB, tidak boleh berjiwa angkuh dan sombong. Bagi, saya Kepala SKPD harus punya watak melayani, bukan feodal,” tegas mantan aktivis mahasiswa ini.

Zulkieflimansyah menegaskan kepentingan rakyat harus diutamakan oleh semua kepala SKPD. Jiwa feodal tidak layak dipelihara. Keterbukaan atau transparansi, menjadi seauatu yang mutlak dilakukan. Sistem itulah yang akan diterapkan dalam pemerintahannya.

Jangankan hanya kepala SKPD, jabatan gubernur saja selaku orang nomor satu harus tetap rendah hati. “Gubernur itu bukan raja, bukan penguasa. Tapi yang punya kerendahan hati,” ucap Zul.

Seorang gubernur, lanjutnya, orang yang tidak takut berkorban untuk kepentingan rakyat. Bahkan bila dibandingkan dengan pihak lain, gubernur harus bersedia lebih banyak berkorban jika berbicara kepentingan rakyat. “Mengutamakan kepentingan rakyat, konkritnya saya akan minimalisir monopoli dan diskresi. Semua harus transparan,” ungkap Zulkieflimansyah.

Ia mengklaim konsep kepemimpinan yang akan dijalankannya akan bisa berjalan baik. Apalagi wakilnya, Rohmi Djalilah telah dikenal sejak lama. Zul sangat yakin, sinergitas akan terjalin baik tanpa ada perpecahan.

Menurutnya, salah satu yang menjadi perhatiannya, potensi daerah NTB harus bisa dikelola dengan baik. Pelibatan investor menjadi sebuah Keharusan. “NTB akan bersahabat dengan investasi. Tapi kenyamanan warga juga penting. Masih cukup waktu untuk kita konsepkan dengan matang,” jelas Zulkieflimansyah.

Saat ini, hiruk-pikuk Pilkada telah usai. Semangat kebersamaan menjadi modal penting melanjutkan pembangunan daerah. Semua pihak harus bisa bekerjasama dengan baik. Hal itulah yang mendasari Zul mengunjungi semua pasangan cagub yang menjadi rivalnya saat Pilkada lalu.

Menurutnya, berbagai ide, gagasan dan penyatuan persepsi penting dilakukan. “Pilkada sudah selesai. Kami kembali bersahabat semua calon. Kemarin berkompetisi, ada perbedaan, kedepan siap bersinergi,” tegas Zulkieflimasnyah.

Menyinggung program 100 harinya, ia mengaku tidak memiliki konsep khusus. Mengingat, sebuah program harus berkelanjutan. Namun tentu saja ada beberapa program yang penting didahulukan.

Program-program itulah yang saat ini sedang digodok tim kecil atau tim transisi telah dibentuk. “Tim transisi tidak seheboh di daerah lain. Ada dari visi misi itu yang tim himpun. Kita buat tim kecil yang diisi teman-teman saat menyusunan visi-misi,” terang Zulkieflimansyah.

Saat ini, pendiri Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) juga sedang membangun komunikasi dengan Pemprov NTB. Sebagai gubernur terpilih, tentu saja membutuhkan sinkronisasi program. Terutama untuk mematangkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2018-2023. “APBD-P masih jadi wewenang Gubernur saat ini, tapi memang ad yang beberapa harus kita komunikasikan,” tandas pria yang hobi mengenakan pakaian sporty ini.

Sementara itu, Sekretaris daerah (Sekda) Provinsi NTB, H Rosiady Sayuti mengatakan, pihaknya akan segera bertemu dengan gubernur terpilih. “Semua nanti, semua kepala SKPD akan bertemu. Perlu kita bicarakan RPJMD dan penyesuaian anggaran,” ucapnya.

Pemprov NTB, kata Rosiady, siap menampung berbagai program baru Gubernur terpilih. Namun, dirinya tidak menyebut nominal yang dikhususkan untuk program gubernur terpilih. “Kita belum tahu, karena harus lihat juga seperti apa programnya,” kata Sekda.

Hal serupa juga dilontarkan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi NTB, Ridwan Syah. Menurutnya, RPJMD idealnya bisa selesai sebelum pengesahan APBD tahun 2019. Mengingat, APBD tentu saja harus mengakomodir indikator RPJMD. “Kita memang harus segera bertemu dengan gubernur terpilih dan timnya,” tandas Ridwan Syah. RUL.

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Wagub NTB Terpilih Tak Ikuti Jejak Suaminya Hengkang dari Demokrat

MATARAM, DS – DPD Partai Demokrat memastikan Wakil Gubernur NTB terpilih, Hj. Siti Rohmi Djalilah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *