Selasa , 21 November 2017
Home / Politik / Ngaku Tak Tahu Dugaan Dana CSR Newmont Menguap Ridwansyah Sebut : Ini Soal Sensitif 
Ridwansyah, Kepala Bappeda NTB

Ngaku Tak Tahu Dugaan Dana CSR Newmont Menguap Ridwansyah Sebut : Ini Soal Sensitif 

MATARAM, DS – Kepala Bappeda NTB, Ridwansyah, menegaskan, pihaknya tidak lagi melakukan pengelolaan dana CSR (Corporate Social Responsibility) dari PT. Newmont Nusa Tenggara (NNT). “Sejak saya masuk, dana CSR dari PT. NNT tidak lagi saya kelola dan menjadi tanggung jawab saya,” ungkapnya menjawab  wartawan, Sabtu (12/8).

Meski demikian, Ridwansyah membenarkan jika Kepala Bappeda sebelumnya, Dr, H. Rosiady Sayuti, kini Sekda NTB dan berlanjut ke Chairul Maksul MH, kini menjabat Asisten II Setda NTB melakukan pengelolaan terhadap dana CSR yang berasal dari hibah atas keuntungan divestasi saham PT Newmont mencapai 38 juta US dolar tersebut.

Hal itu diketahui atas adanya laporan stafnya yang datang membawa surat terkait akan dipinjamnya menara 99 meter ‘Asmaul Husna’ untuk kegiatan MTQ ke-26 di Kota Mataram pada tahun 2016 lalu. “Tapi di era saya, kami tidak lagi kelola dana CSR PT. NNT. Sekali lagi, semua laporan progres pekerjaan fisiknya, ada di kantor saya. Kalau detailnya, saya belum buka rinciannya, namun jika ingin tahu, silahkan ke ruangan saya. Nanti akan saya beritahu detailnya,” ujar Ridwansyah.

Menurut Ridwansyah, ia enggan menanggapi lebih jauh terkait penggunaan dana CSR PT NNT yang diduga diselewengkanoleh oknum pejabat pemprov NTB yang kini terus disorot oleh publik termasuk dari Fraksi PDIP DPRD NTB. “Saya no comment jika ada dugaan penyelewengan oleh oknum pejabat pemprov. Sekali lagi, soal dana CSR ini, sangat sensitif. Mohon pengertiannya,” kata dia.

Ridwansyah menuturkan, dalam dokumen pelaporan progres CSR selama ini, dipastikan semua proyek fisik yang dibiayai oleh dana tersebut telah dilaporkan oleh pelaksana (kontraktor) maupun pihak pengelola, serta penerima dana tersebut.

“Yang saya tahu, proyek pembangunan Islamic Center (IC) dan Gelanggang Pemuda, itu ada kok laporannya. Kalau proyek yang lain, harus kita buka kitab dulu lah di kantor biar tidak salah mengucapkannya,” tandasnya.

Diketahui, Ketua Fraksi PDIP DPRD NTB, Drs. Ruslan Turmudzi mengatakan dari hasil penelusurannya, dana CSR PT. NNT senilai 38 juta US dolar  berada pada pengelolaan Kepala Bappeda NTB. Dimana, waktu itu pejabat yang menggawangi pengelolaanya adalah Dr. H. Rosiady Sayuti, kini Sekda NTB. “Kami punya data soal pengalokasian dana CSR itu. Umumnya, dana dari PT NNT ke pemprov NTB dikelola dengan tidak baik,” kata Ruslan lantang, Kamis (10/8) lalu.

Anggota Komisi IV DPRD NTB bidang Fisik dan Pembangunan itu, menegaskan, dana CSR semestinya dipergunakan untuk kepentingan rakyat yang terkena langsung dampak pertambangan PT Newmont di KSB. Namun, dalam prakteknya, pemprov dalam hal ini Bappeda NTB telah menyelewengkan penggunaannya dengan membangun proyek-proyek mercusuar, seperti pembangunan Islamic Centre (IC) waktu itu.

“Telaahan progres kinerja lima tahunan TGB-Amin yang kami rilis sangat pararel dengan telah adanya dana CSR PT. NNT, namun tetap saja memotong dana PNS pemprov,” ujar Ruslan. fahrul

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Pilkada NTB 2018 Dukungan PAN NTB Belum Tentu ke Ahyar – Mori

MATARAM, DS – Dukungan DPW PAN NTB dalam Pilkada NTB 2018, masih berjalan dinamis. Meskipun …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *