Selasa , 18 September 2018
Home / Politik / Masa Jabatan Berakhir, Ribuan Warga Lepas TGB

Masa Jabatan Berakhir, Ribuan Warga Lepas TGB

Masa jabatan Dr. TGH. Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) sebagai Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) secara resmi berakhir pada Senin (17/9). Suasana haru  mewarnai pelepasan TGB di Kompleks Islamic Center (IC) NTB di Kota Mataram.

FAHRUL MUSTOFA – MATARAM

Masyarakat yang terdiri dari  para pelajar, dan santri ikut menghadiri perpisahan perkhidmatan tersebut sejak pukul 08.30 WITA. TGB tak sendirian, ia didampingi Wakil Gubernur NTB periode 2008-2013, Badrul Munir, dan Wakil Gubernur NTB 2013-2018 Muhammad Amin.

TGB mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam membangun NTB pada sepuluh tahun terakhir, mulai dari para ASN, tokoh agama, tokoh masyarakat, bupati/wali kota, dan anak-anak muda di NTB.

“Alhamdulillah, 17 September (2018) genaplah, tuntaslah dengan izin Allah SWT, perkhidmatan saya sebagai Gubernur NTB selama sepuluh tahun. Untuk itu, saya mengajak mengucap hamdalah,” ujar TGB di Islamic Center NTB.

TGB mengatakan, berbagai ujian dan cobaan tentu mewarnai perjalanannya membangun NTB dalam sepuluh tahun terakhir. Namun, berkat kerja sama semua pihak, NTB mampu bergerak ke arah yang lebih baik. Tingginya animo masyarakat yang hadir dalam pelepasannya juga tak luput dari perhatiannya.

“Saya agak terharu pada hari ini karena saya mendapatkan penghormatan yang sangat besar, saya dan Pak Badrul Munir serta Pak Amin, kami dapatkan penghormatan besar,” katanya.

Meski tak lagi menjabat sebagai gubernur, TGB mengaku akan terus memberikan yang terbaik dan membantu agar NTB bisa semakin maju ke depan.

Minta Maaf

TGB mengatakan, roda kehidupan akan terus berputar, ada senang dan sedih, maupun lapang dan sempit. Pun dengan adanya pergantian jabatan.

“Maka apapun yang didengar dalam satu-dua hari, saya meminta bapak ibu mendoakan agar kita semua diberi keselamatan dunia dan akhirat oleh Allah, dijauhkan segala macam fitnah dan dari saya tentu ada kewajiban pada waktunya apa-apa yang perlu disampaikan,” tegasnya.

Ia mengajak masyarakat NTB untuk saling mendoakan dalam kebaikan. Sebagai seorang pemimpin, dia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat NTB dari yang paling kecil maupun sampai yang sudah sepuh.

“Atas nama pribadi, saya mohon maaf sebanyak-banyaknya atas kekuasaanga kepada bapak ibu, dari yang paling kecil sampai sepuh,” kata dia

“Saya mohon maaf karena tangung jawab pemimpin dari kecil sampai yang sepuh, sama-sama dimintai pertanggungjawaban oleh Allah SWT,” tambahnya.

Ia berpesan kepada penerusnya agar semengat kebersamaan yang selama ini menjadi modal dasar dalam membangun Provinsi NTB selama sepuluh tahun pemerintahannya agar bisa dilanjutkan.

“Pokoknya, modal dasar kebersamaan itu jangan sampai hilang karena NTB terdiri dari banyak suku dan keberagaman kehidupan warganya. Ini saja pesan saya agar NTB bisa pulih dan maju kedepannya,” tandas Zainul Majdi.

Bangga

Sementara itu, salah seorang siswa MA Sabilur, Batukliang, Lombok Tengah, Nur Hidayat (18), mengaku bangga dengan pemerintahan TGB selama sepuluh tahun terakhir. Kata dia, TGB mampu mengubah wajah NTB menjadi lebih baik, dan lebih dikenal dunia luar lantaran prestasinya.

“Alhamdulillah sangat baik pemerintahan Pak TGB, semoga pemimpin selanjutnya juga bisa lebih baik melanjutkan apa yang dilakukan TGB,”

Hidayat mengatakan, sosok TGB juga menjadi inspirasi bagi generasi muda di NTB untuk berprestasi. (**).

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Ketua Majelis Adat Sasak Bantah Setujui Perubahan Nama Bandara

MATARAM, DS – Ketua Majelis Adat Sasak (MAS) NTB, HL. Azhar, meminta konflik antar masyarakat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *