Sabtu , 12 Mei 2018
Home / Politik / KPU NTB Minta Paslon Bawa 75 Pendukung di Debat Pilgub 2018
Ketua KPU NTB Lalu Aksar Anshori

KPU NTB Minta Paslon Bawa 75 Pendukung di Debat Pilgub 2018

MATARAM, DS – KPU NTB akan membatasi jumlah pendukung masing-masing pasangan calon pada acara debat kandidat Pilgub NTB 2018 yang tahap pertama akan digelar 12 Mei 2018. Pembatasan ini menurut Ketua KPU NTB, Lalu Aksar Anshori SP, dilakukan agar pelaksanaan debat tersebut berjalan kondusif.

“Masing-masing pasangan calon hanya boleh membawa 75 orang pendukung,” katanya, Jumat (11/5), di ruang kerjanya.

Pembatasan jumlah pendukung untuk ikut dalam debat kandidat ini merupakan satu diantara beberapa aturan lainnya yang akan dibahas oleh KPU NTB bersama seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan debat kandidat tersebut.

“Hari ini akan kami bahas berbagai aturan teknis lainnya bersama pihak hotel dan juga stasiun televisi yang menyiarkannya,” ujar Aksar.

Debat kandidat Pilgub NTB 2018 akan digelar dalam dua tahap,yakni 12 Mei 2018, kemudian debat putaran kedua dilaksanakan 20 Juni 2018, dengan tema penyelerasan pembangunan antara pusat dan daerah. Direncanakan, setiap debat kandidat akan disiarkan secara langsung oleh stasius televisi nasional secara langsung TVone.

Aksar mengakui format debat kandidat tahap pertama tidak akan jauh berbeda dengan kegiatan debat pasangan calon kepala daerah pada periode sebelumnya. Debat kandidat pada tahun ini akan memakan anggaran sekitar Rp 2 miliar untuk dua kali kegiatan debat.

Diketahui biaya satu kali proses debat kandidat tersebut, KPU mengalokasikan Rp 1 miliar. Sehingga dengan dua kali debat maka untuk debat kandidat saja, KPU menghabiskan Rp 2 miliar.

Namun demikian untuk debat kandidat tahap keduanya masih dalam proses lelang sehingga pelaksanaan masih belum dapat dipastikan. “Kita masih menunggu lelang debat kedua,” tandas Aksar Anshori.

Ada empat pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB yang berkompetisi yaitu pasangan Suhaili FT-Muhammad Amin yang diusung oleh koalisi Golkar, Nasdem dan PKB. Pasangan TGH Ahyar Abduh-Mori Hanafi yang diusung oleh koalisi gemuk yaitu Gerindra, PPP, PAN, PDIP, PBB dan Hanura. Pasangan Zulkieflimansyah-Sitti Rohmi Djalilah yang didukung oleh koalisi Partai Demokrat dan PKS serta pasangan Ali BD- TGH Gede sakti yang maju melalui jalur perseorangan.fahrul

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Izzul Prihatin Taman Wisata Suranadi ‘Mati Suri’

LOBAR, DS Calon Bupati Lombok Barat (Lobar), HM Izzul Islam, mengkritisi pengelolaan Taman Wisata Alam …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *