Rabu , 26 September 2018
Home / Politik / INILAH VISI MISI DAN PROGRAM GUBERNUR NTB TERPILIH
Penyampaian visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur NTB Masa Bhakti 2018 – 2023, dalam rapat paripurna istimewa dihadapan jajaran pimpinan dan anggota DPRD Prov. NTB

INILAH VISI MISI DAN PROGRAM GUBERNUR NTB TERPILIH

MATARAM,DS-Setelah dilantik oleh Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara, untuk pertama kalinya Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah, SE., M.Sc ., dan Wakil Gubernur NTB Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalillah, menyampaikan visi dan misinya sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur NTB Masa Bhakti 2018 – 2023, dalam rapat paripurna istimewa dihadapan jajaran pimpinan dan anggota DPRD Prov. NTB, Senin (24/9/18) di ruang sidang DPRD NTB.

Mengawali penyampaian visi misinya, Gubernur menyampaikan terima kasihnya kepada masyarakat NTB, yang telah memberi kepercayaan kepadanya bersama Wagub terpilih, untuk mengemban amanah sebagai pemimpin, menghantarkan NTB menjadi lebih baik lagi lima tahun kedepan. Penghargaan yang tinggi juga disampaikan atas perkhidmatan para pemimpin sebelumnya, yang telah mewujudkan wajah NTB seperti saat ini.

Mewujudkan NTB yang gemilang, merupakan visi pembangunan NTB yang disebut Gubernur Doktor Zul sebagai refleksi  dari pemaknaan atas ungkapan Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghofur  atau daerah yang aman, nyaman dan menyenangkan, dimana hidup dan kehidupannya dipenuhi hikmah dan keberkahan.

Untuk mewujudkan visi tersebut, lanjut Gubernur, dibutuhkan sinergi dari segenap perangkat pemerintah dalam menjalankan  8 misi pembangunan yang akan ditempuh, serta menjadi arah dan kebijakan RPJMD NTB 2018-2023.

Kedelapan misi tersebut adalah;

Pertama, percepatan perwujudan rehabilitas rekonstruksi pasca gempa dengan konsep membangun yang transparan;

Kedua, Percepatan perwujudan masyarakat madani yang beriman dan berkarakter dengan prinsip dasar menghargai kemanusiaan, keberagaman dan kesetaraan gender yang proporsional;

Ketiga, Percepat penanggulangan kemiskinan dan kesenjangan dengan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan memberi nilai tambah tinggi; Keempat, Percepatan peningkatan daya saing manusia sebagai pondasi daya saing daerah yang lebih kompetitif;

Kelima, Percepatan transformasi birokrasi menjadi birokrasi yang bersih dan melayani;

Keenam, Mempercepat pengelolaan sumber daya dan lingkungan yang produktif dan berkelanjutab;

Ketujuh, Mempercepat pengembangan infrastruktur penopang sektor pariwisata, industri sektor unggulan serta kawasan strategis;

Kedelapan, Menegakkan hukum yang berkeadilan dan memantapkan stabilitas keamanan.

Pemilihan tema yang diletakkan sebagai visi gubernur tersebut dilandasi oleh lima bidang program yang akan diutamakan dalam membangun NTB yaitu:

Pertama, Bidang Pendidikan dan kesehatan.

Dalam bidang kesehatan, akan diupayakan untuk pengiriman 1.000 putra/putri NTB per tahun untuk bersekolah ke luar negeri. Hal ini dilaksanakan dengan tujuan agar anak muda NTB tidak hanya punya wawasan nasional saja, tetapi juga  wawasan internasional, sehingga bisa siap menjadi pemimpin, tidak hanya di NTB tetapi juga di indonesia bahkan internasional. Selanjutnya, di bidang kesehatan akan dikembangkan jaminan kesehatan bagi masyarakat miskin dan layanan posyandu yang unggul dan berkualitas, serta memperkuat peran perempuan sebagai ujung tombak pembangunan pendidikan dan kesehatan.

Kedua, bidang Pemberdayaan Ekonomi dan Industri. Dalam bidang ini, akan diberikan keringanan modal usaha dan akses keuangan bagi masyarakat, mengembangkan sains dan tekno-industrial park serta rumah industri kreatif, mendorong industri pengolahan dan menghadirkan industri permesinan.

Ketiga, Bidang Pembangunan Sosial Kebudayaan, melalui upaya pemantapan  Islamic Center sebagai pusat peradaban, mengembangkan NTB Care sebagai sistem penanganan masalah sosial darurat cepat tanggap, fasilitasi pelayanan bagi penyandang cacat dan masalah social, serta mendorong pesantren sebagai pusat gerakan perubahan sosial dan cultural

Keempat, Pembangunan Pedesaan dan Lingkungan. Dalam hal ini akan dilakukan pembangunan desa wisata potensial dan BUMDES potensial, mendorong penggunaan energi terbarukan dan menuntaskan kebutuhan air bersih, rumah layak huni, irigasi  dan bendungan serta pengembangan desa pesisir dan lingkar hutan yang produktif dan ramah lingkungan.

Kelima, Pembangunan Pariwisata, yang diupayakan dengan memperbanyak penerbangan domestik dan internasional, memperbanyak event internasional di NTB, serta mengoptimalkan destinasi unggulan dan kawasan strategis untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Hal lain yang menjadi fokus perhatian dan cukup urgen untuk segera ditangani saat ini menurut gubernur adalah terkait implementasi Instruksi Presiden No 5 Tahun 2018 Tentang Percepatan Rehab dan Rekonstruksi Pasca Bencana Gempa Bumi.

“Alhamdulillah kami sudah memulai langkah awal melalui koordinasi dengan bupati / walikota pada daerah yang terdampak bencana ini. Insya allah upaya rehabilitasi dan rekonstruksi akan bisa segera teratasi,” ujar Gubernur.

Gubernur berharap agar sinergi yang telah terjalin selama ini antara eksekutif dan legislatif dapat terus terbina sebagai ikhtiar bersama membangun NTB. Termasuk juga dukungan dari seluruh elemen masyarakat dalam mengawal konsistensi dan kesinambungan pembangunan di NTB tercinta.hm

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Masa Jabatan Berakhir, Ribuan Warga Lepas TGB

Masa jabatan Dr. TGH. Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) sebagai Gubernur Nusa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *