Rabu , 11 April 2018
Home / Politik / Deklarasi Pilkada Damai dan Berintegritas Empat Paslon Pilkada NTB Janji Tak Lakukan Politisasi SARA dan Politik Uang
Empat paslon Pilgub NTB 2018 menyatakan ikrar dan pernyataan sikap menciptakan Pilkada damai dan berintegritas

Deklarasi Pilkada Damai dan Berintegritas Empat Paslon Pilkada NTB Janji Tak Lakukan Politisasi SARA dan Politik Uang

 

MATARAM, DS– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi NTB menggelar deklarasi Pilkada damai dan berintegritas di halaman kantor KPU setempat di jalan Langko, Kota Mataram, Minggu (18/2). Deklarasi damai diawali dengan penampilan marching band dari SMU Hang Tuah Ampenan, dilanjutkan parade seni budaya tradisional gendeng beleq yang seluruh personilnya merupakan kolaborasi antara aparat TNI dan Polri.

“Deklarasi Pilkada ini kita hajatkan mewujudkan komitmen paslon agar tidak hanya mengungkapan melalui lisan semata. Namun didalamnya, perlu ada kesungguhan yang lahir dari hati agar menumbuhkan keteladanan bagi seluruh masyarakat,” ujar  Ketua KPU NTB Lalu Aksar Anshori, saat menyampaikan sambutannya.

Deklarasi damai merupakan salah satu tahapan dari pelaksanaan Pilkada NTB 2018. Untuk itu, pihaknya berharap semua paslon yang mengikuti perhelatan Pilkada agar memanfaatkan waktu kampanye dengan lebih efektif mengingat waktu kampanye sangat panjang.

“Waktu yang ada itu kami rasa sangat cukup bagi paslon untuk menyapa semua warga, baik yang terisolir maupun diseluruh pelosok wilayah NTB. Sehingga, ruang untuk para tim dan paslon memberi pendidikan politik akan bisa kesampaian,” kata Aksar.

Menurutnya, kampanye dengan waktu panjang, diharapkan akan mampu menjawab hiruk pikuk program yang ditawarkan para paslon agar bisa dimengerti oleh masyarakat. Selain itu, kampanye yang mengedepankan ujaran kebencian dan isu politisasi SARA (suku, agama dan antar golongan) akan mulai pudar seiring dengan kecerdasan dan tawaran program yang akan banyak dikedepankan oleh para paslon tersebut.

“NTB ini milik kita semua, jangan sampai ada lagi politisasi SARA untuk kepentingan politik. Mari kita jauhkan berita hoak yang kini marak di medsos untuk kita bersama-sama menjual gagasan dan adu program kepada masyarakat,” tegas Aksar.

Sementara itu, empat paslon peserta Pilkada NTB, yakni H.M. Ali Bin Dachlan dan TGH Lalu Gede Muhammad Ali Wirasakti Amir Murni (Ali-Sakti), H Ahyar Abduh dan Mori Hanafi (Ahyar – Mori),  Dr. Zulkieflimansyah dan Siti Rohmi Djalilah dan HM. Suhaili FT dan Muhamad Amin (Suhaili-Amin)  terlihat kompak hadir mengikuti kegiatan tersebut.

Empat paslon bersama Kapolda NTB Brigjen Pol Firli, Ketua Bawaslu NTB M. khuwailid, Ketua DPRD NTB Hj. Baiq Isvie Rupaedah masing-masing melepaslan burung merpati yang merupakan pertanda Pilkada 2018 diharapkan berlangsung aman dan damai. Selanjutnya, empat paslon itu berikrar membacakan enam pernyatan sikap secara bersama-sama. Diantaranya, siap menjalankan proses tahapan Pilgub secara damai, bebas politik uang, demokratis, berintegritas dan bermartabat.

Usai membacakan pernyataan ikrar itu, empat paslon menandatangani pernyataan sikapnya yang telah disiapkan oleh pihak KPU NTB. Setelah itu, mereka melakukan pawai keliling Kota Mataram. fahrul

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Barisan Tuan Guru Kian Merapat ke Ali Sakti

MATARAM,DS-Kesan baik Ali BD yang memiliki keberpihakan kepada pondok pesantren yang dibuktikan dalam berbagai tindakan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *