Kamis , 5 Juli 2018
Home / Politik / Bawaslu Temukan Keganjilan Jumlah DPT PIlgub NTB dan Pilbup Lobar 2018 Berbeda
Ketua Bawaslu NTB M . Khuwailid

Bawaslu Temukan Keganjilan Jumlah DPT PIlgub NTB dan Pilbup Lobar 2018 Berbeda

LOBAR, DS – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi NTB menemukan sejumlah keganjilan dalam Pilkada Lobar 2018. Diduga kejanggalan itu masive dilakukan di sejumlah wilayah di Lobar terkait perbedaan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk pemilihan Gubernur dan Pilkada Lobar pada 27 Juni 2018 lalu. Salah satunya, di Kecamatan Batulayar

Ketua Bawaslu NTB, M. Khuwailid, mengatakan, jika merujuk DPT Pilgub dan Pilbub Lobar  di kecamatan Batulayar seharusnya pemilihnya sebanyak 34.399 orang yang tersebar di 9 desa di wilayah setempat.  Namun faktanya, saat pencoblosan lalu justru ada perbedaan angka yang signifikan.

“Kok aneh, pemilih di Pilbup Lobar lebih tinggi dari DPT Pilgub NTB. Bagi, kami ini jelas tidak masuk akal. Artinya, ada modus kertas suara yang dibagikan ke pemilih hanyalah berupa kertas suara Pilbup Lobar dan bukan Pilgub NTB,” ujar Khuwailid menjawab wartawan usai menghadiri diskusi Pilkada damai bertajuk ‘Demokrasi Berintegritas, Masyarakat Bermartabat’ yang dihelat stasiun TVRI di hotel Aruna, Pantai Senggigi, Lombok Barat, Rabu (4/7).

Ia mengatakan telah menemukan pula perbedaan data DPT Pilgub dan Pilbup Lobar itu pada berita acara PPK setempat. Sehingga, oleh Panwas setempat bukti pada kolom DA-1 telah diamankan untuk dijadikan barang bukti pada saat pleno rekapitulasi berjenjang dalam waktu dekat.

Meski demikian, sambil menunggu rekapitulasi, pihaknya tidak tinggal diam. Sebab, Panwas Lobar telah mengeluarkan rekomendasi terkait harusnya dilakukan pemungutan suara ulang (PSU) di wilayah kecamatan Batulayar lantaran banyak masyarakat tidak dapat menggunakan hak pilihnya guna memilih paslon di Pilgub NTB 2018.

“Rekomendasi PSU juga telah kita mintakan dilakukan di Gerung, Narmada dan Sekotong guna melengkapi PSU di Batulayar,” kata Khuwailid.

Terkait kabar rekomendasi Panwaslu Lobar yang tidak diindahkan oleh KPU Lobar, Khuwailid menambahkan, pihaknya tidak akan tinggal diam terkait adanya indikasi pelanggaran itu.

“Insya Allah, kita lagi kaji akan menempuh jalur yang lebih tinggi sesuai aturan perundang-undangan. Yakni, pidana dan pelanggaran etik ke DKPP dalam waktu dekat ini,” tandas Khuwailid.

Diketahui, total DPT Pilgub NTB dan Pilbup Lobar dalam PilkadaSerentak 2018 mencapai sebanyak 463.493 orang. DPT Lobar merupakan bagian dari sebanyak 3.511.890 orang pemilih yang telah ditetapkan KPU NTB sebagai pemilih di DPT yang berhak menyalurkan hak suaranya pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB 2018. RUL.

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Demokrat dan PKS Klaim Miliki Data Kemenangan 100 persen

MATARAM, DS – DPW PKS dan Partai Demokrat mengaku, kemenangan pasangan calon (paslon) nomor urut …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *