Kamis , 30 November 2017
Home / Politik / Ali-Sakti Lolos, Tiga Paslon Independen TMS
Pasangan Ali-Sakti dinyatakan lolos menjadi Cagub independen untuk selanjutnya dilakukan verifikasi administrasi oleh pihak KPU NTB

Ali-Sakti Lolos, Tiga Paslon Independen TMS

MATARAM, DS –Pasangan H. Ali Bin Dachlan dan TGH. Gede Wirasakti Amir Murni, menjadi satu-satunya bakal calon di jalur independen yang memenuhi syarat KPU NTB sebagai peserta dalam konstestasi Pilkada NTB 2018. Sedangkan, tiga pendaftar di jalur yang sama yaitu H. Ahmad Rusni SE, M.Pd dan H.M Nur SH, MH, Ir. H. Abdul Hakim MM dan Suminggah SH, MH dan Dianul Hayezi SE dan Sri Sudarjo S.Pd, dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS).

Sekretaris KPU NTB, Mars Ansori Wijaya, mengakui hasil verifikasi administrasi yang berlangsung hingga Selasa malam (28/11), ketiga paslon independen lainnya, dinyatakan tidak memenuhi persyaratan. Sedangkan, pasangan Ali-Sakti yang menyerahkan dukungan saat pendaftaran sebanyak 327.322 fotocopy KTP, setelah dilakukan perhitungan, dukungannya menjadi sebanyak 315.426 fotocopy KTP.  Dan, dari hasil verifikasi administrasi jumlah dukungan menjadi 314.000 lebih.

“Dukungan Ali-Sakti tersebar di 10 kabupaten/kota, sehingga memenuhi syarat untuk dilanjutkan ke verifikasi administrasi. Yang utama itu masuk dinyatakan Memenuhi Syarat (MS),” ujar Ansori menjawab wartawan, Rabu (29/11). Dokumen dukungan paslon dari jalur independen (perseorangan) yang dinyatakan lolos selanjutnya akan didistribusi pihaknya ke KPU kabupaten/kota pada tanggal 6 Desember 2017. “Ini adalah bagin dari tahapan untuk dilakukan verifikasi faktual dukungannya,” kata Ansori.

Terkait pendaftar H. Ahmad Rusni SE, M.Pd dan H.M Nur SH, MH, dengan menyerahkan dukungan tanggal 24 November 2017 sebanyak 344.074 tersebar di sembilan kabupaten/kota. Menurutnya, Rusni-Muhamd Nur dinyatakan TMS, lantaran verifikasi dokumennya tidak memenuhi syarat untuk diverifikasi. Akhirnya, KPU NTB mengembalikan dokumen yang bersangkutan.

Meski paslon ini kembali menyerahkan dokumen dukungan tanggal 26 November 2017 pukul 23.55 Wita dengan sebaran di lima kabupaten/kota, KPU tetap menyatakan Rusni-Muhamad Nur tidak memenuhi syarat sebaran dukungan minimal. “Sehingga, pasangan Rusni-Muhamad tidak dapat dilanjutkan ke verifikasi administrasi seperti halnya pasangan Ali-Sakti,” jelasnya.

Khusus paslon ketiga, yakni Ir. H. Abdul Hakim MM dan Suminggah SH, MH yang menyerahkan dukungan tanggal 26 November 2017 pukul 21.00 Wita, menurut Ansori, dukungan yang diserahkan sebanyak 369.405 tersebar di 10 kabupaten/kota. Namun setelah diverifikasi jumlah dukungan menjadi 239.678. “Dan itu jelas kita nyatakan TMS,” ungkapnya.

Ansori menambahkan, pasangan lain  yakni Dianul Hayezi SE dan Sri Sudarjo S.Pd menyerahkan dukungan ke KPU NTB tanggal 26 November 2017 pukul 21.00 Wita.  Dukungan yang diserahkan sebanyak 315.413 tersebar di tujuh kabupaten/kota.  Namun setelah dilakukan diverifikasi jumlah dukungan menjadi 176.658.  “Sama kayak, dua paslon sebelumnya, Paslon Dianul-Sri dinyatakan TMS. Ini sesuai aturan verifikasi dan sebaran dukungannya,” tandas Mars Ansori Wijaya.RUL

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Maulanasyeikh Ditetapkan Jadi Pahlawan Nasional TGB Atensi Ikhtiar dan Perjuangan Semua Pihak

MATARAM, DS – Gubernur Dr. TGH Muhamad Zainul Majdi menyampaikan apresiasi yang tulus dan penghargaan yang setinggi tingginya diiringi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *