Sabtu , 8 Desember 2018
Home / Pendidikan / Pulihkan Trauma Gempa Lombok Aparat TNI Ajak Anak-Anak Bermain, PMII Bersenam Bersama Siswa di KLU 
Tim psikologi TNI yang tergabung dalam Kogasgabpad tengah mengajak bermain anak-anak korban gempa Lombok

Pulihkan Trauma Gempa Lombok Aparat TNI Ajak Anak-Anak Bermain, PMII Bersenam Bersama Siswa di KLU 

 

MATARAM, DS – Pemulihan trauma  warga Lombok, khususnya anak-anak pascagempa beruntun sejak awal Agustus lalu, terus dilakukan berbagai pihak.  Salah satunya oleh Tim psikologi TNI yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad).

Kegiatan terapi permainan psikologi yang dilakukan aparat TNI dilakukan di lapangan sepak bola Kampung Banjar, Ampenan, Kota Mataram pada Sabtu (15/9), diikuti sebanyak 1.300 siswa TK, SD, SMP dan SMA.

Ketua tim psikologi TNI Mayor laut (E) Fediansyah mengatakan  kegiatan permainan psikologi merupakan bagian dari kegiatan psikologi sosial yang lebih diarahkan kepada edukasi. “Dengan edukasi permainan harapannya dapat membantu anak-anak atau orang yang masih muda untuk mengatasi permasalahan dalam hidupnya, sehingga mendorong mereka lebih mandiri dan percaya diri,” ujarnya menjawab wartawan.

Kegiatan yang merupakan program dari Koramil 1606-10/Ampenan ini dihadiri para guru, Mahasiswa KKN dan masyarakat sekitar serta siswa dan siswi dari berbagai sekolah antara lain dari Yayasan Ponpes Nurul Jannah, Yayasan Ponpes Raudhatul Ulum, SDN 7 Ampenan termasuk anak-anak pandidikan usia dini (Paud).

Menurut Danramil 1606-10/Ampenan Kapten Inf Jamuhur, kegiatan psikologi tersebut sudah dua kali dilaksanakan di wilayah Koramil Ampenan, yang bertujuan membantu warga khususnya anak-anak usia sekolah untuk menghilangkan perasaan trauma akibat gempa bumi beberapa waktu lalu.

“Dengan berkurangnya trauma harapannya mereka lebih fokus untuk belajar, mengingat sebentar lagi akan melaksanakan ujian. Mereka adalah generasi penerus, mudah-mudahan nantinya dapat  memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan NTB, khususnya Lombok,” tandas Jamuhur.

Senam Bersama

Sementera itu, relawan dari Taruna Tanggap Bencana Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (Tagana PB PMII) belajar dan senam bersama dengan siswa korban gempa Lombok. Aktivitas tersebut dilakukan di SDN 2 Pemenang Kecamatan Pemenang, KLU pada Sabtu (15/9).

Diketahui, SDN 2 Pemenang merupakan salah satu sekolah yang terkena gempa. Sebagian bangunan sekolah roboh dan tidak dapat digunakan untuk menjalankan Kegiatan Belejar Mengajar (KBM).

Sejauh ini, aktivitas KBM dilakukan di dalam tenda yang dibangun di halaman sekolah. Kondisi tersebut tidak menurunkan semangat belajar para siswa disana. Begitu juga dengan para guru, mereka terlihat tetap semangat dalam menjalankan tugas dan profesinya.

Sekretaris Jenderal PB PMII, Sabolah Al Kalamby, mengungkapkan bahwa aktivitas tersebut merupakan salah satu cara PB PMII untuk menghilangkan pelayanan pemulihan trauma atau trauma healing pada siswa korban gempa di wilayah KLU.

Menurutnya, trauma healing penting untuk dilakukan. Sebab, pihaknya tidak menghendaki manakala kegiatan belajar mengajar akan terus terganggu akibat musibah gempa. “Inilah salah satu cara yang dapat kami lakukan. Kami membagi ilmu sekaligus menghibur adik-adik kami,” ujarnya, kemarin.

Senada dengan Ketua Lembaga Bencana Alam PB PMII, Yasir Budjin Samoal, menyampaikan bahwa aktivitas tersebut akan dilakulan selama Tagana PB PMII berada di KLU.  Ia menuturkan, selain KBM dan senam bersama. PB PMII juga menyelenggarakan sejumlah kegiatan bagi para siswa sekolah. Diantaranya, pemeriksaan kesehatan gratis dan nonton bareng film.RUL.

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Ketua PKK NTB Tekankan Peran PAUD untuk Tumbuh Kembang Anak

MATARAM,DS-Anak akan menjadi penerus bangsa, karenannya periode emas tumbuh kembang anak harus benar-benar diperhatikan. Dalam …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *