Senin , 7 Agustus 2017
Home / Pendidikan / PENDIDIKAN BERIMBANG JIKA BERIRINGAN DENGAN AGAMA
Dr. TGH. M. Zainul Majdi, saat menunaikan sholat Dzuhur sekaligus memberikan tausyiah di Masjid Al Bakri Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara

PENDIDIKAN BERIMBANG JIKA BERIRINGAN DENGAN AGAMA

MEDAN,DS-Pendidikan akan berjalan baik dan berimbang jika dijalankan beriringan dengan agama. “Agama dan pendidikan, itulah yang meningkatkan derajat manusia,” ungkap Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi, saat menunaikan sholat Dzuhur sekaligus memberikan tausyiah di Masjid Al Bakri Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara, Sabtu (05/08/2017).

Sebelumnya, pada pagi hari Tuan Guru Bajang (TGB) sapaan Gubernur NTB dua periode itu, telah menghadiri undangan menjadi penceramah pada acara Tablig Akbar di Lapangan 50 Kabupaten Batubara. Di Masjid Al Bakri Asahan, kehadiran TGB telah dinantikan oleh ratusan jamaah dan masyarakat di sekitar masjid tersebut.

“Cinta ilmu dan pendidikan adalah jendela masa depan,” ujarnya. Karenanya, Gubernur TGB mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkembangkan semangat cinta ilmu, menekuni dan menjalani pendidikan sepenuh hati, yang diiringi dengan cinta Al Qur’an atau Agama.

“Konstitusi kita mewajibkan anggaran 20% bagi pendidikan. Itu sudah benar, karena ilmulah yang membentuk masa depan kita,” jelas TGB seraya mengingatkan bahwa untuk meningkatkan kualitas ilmu dan wawasan generasi muda, kualitas pendidikan itu sendiri harus terus ditingkatkan.

Pada saat itu Gubernur  juga menyampaikan tentang pesona pulau pulau di NTB yang dikenal dengan sebutan pulau seribu masjid. Didalam dakwahnya, TGB juga mempromosikan potensi NTB, khususnya kemajuan pariwisatanya.

Dijelaskannya, konsep pembangunan sektor pariwisata disesuaikan dengan kultur masyarakat NTB yang islami, dimana NTB kini fokus pada pengembangan wisata halal. “Bahkan saat ini NTB telah berhasil meraih predikat the best halal tourist di mancanegara,” tuturnya. Untuk itu, Gubernur mengundang dan menghimbau masyarakat Kabupaten Asahan dan Sumut umumnya untuk bertandang ke NTB. “Saya tunggu bapak dan ibu di NTB, yang memiliki pulau-pulau dengan keindahan luar biasa,” ujarnya.

Terkait dengan pendidikan, Gubernur yang juga Al Hafiz itu menjelaskan bahwa untuk memeroleh hasil pendidikan yang baik, maka cara memberikan pengajaran juga harus diperhatikan. Menurutnya, pendidikan yang baik adalah pendidikan yang mengedepankan metode atau pendekatan cinta kasih dibanding ancaman dan hukuman. “Mari kita didik anak-anak kita dengan penuh kasih sayang,” katanya.

Untuk membentuk generasi muda yang cerdas dan tangguh, kata Gubernur TGB, para orang tua dan guru harus memperkenalkan anak anak dan para pemuda kita kepada penciptanya, nabinya dan sedikit demi sedikit dengan syariah agama. “Ceritakan tentang keindahan surga, hindari cerita tentang neraka,” pinta TGB.

Hadir pada saat itu pimpinan DPW IPI Sumut, KH. Dr. Dedi Masri L.C, pimpinan pesantren Darul hikmah, H. Ahmad Fadhillah, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Ilham Arafat serta ratusan Masyarakat yang antusias menyambut kedatangan ulama sekaligus umaro tersebut, dengan berebut bersalaman dan meminta foto bersama atau selfi.hms

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Terkait Terbakarnya Wisma Daerah Sumbawa Nurdin Minta Pemda Perhatikan Pemeliharaan Bangunan Bersejarah

MATARAM, DS – Insiden kebakaran yang meluluhlantakan wisma daerah (Istana Putih Sumbawa) di Kabupaten Sumbawa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *