Senin , 9 Oktober 2017
Home / Pendidikan / GENERASI MUDA ISLAM MENGEMBAN TUGAS YANG LEBIH BESAR
Gubernur NTB saat menyampaikan orasi ilmiahnya pada wisuda STKQ Al Hikam Depok

GENERASI MUDA ISLAM MENGEMBAN TUGAS YANG LEBIH BESAR

DEPOK,DS-Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi yang lebih akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) dalam orasi ilmiah berjudul: Pengamalan Nilai Nilai Al Qur’an Dalam Membangun Negeri, mengungkapkan ummat islam yang jumlahnya mencapai lebih dari 85 % dari penduduk Indonesia memiliki tanggung jawab terbesar dalam mengisi kemerdekaan ini.

Di hadapan Rapat Senat Terbuka Sekolah Tinggi Kulliyatul Qur’an Al-Hikam (STKQ AL-Hikam) Depok Jawa Barat, dalam rangka Wisuda Sarjana Angkatan II dan Pengukuhan Mahasiswa Baru STKQ, di Kampus STKQ AL-Hikam, Depok, Sabtu pagi( 7/10-2017), TGB lebih jauh menegaskan bahwa generasi muda Islam, terlebih mahasiswa Islam sebagai ummat yag memahami Al-Qur’an memiliki tanggung jawab yang jauh lebih besar dari ummat yang lainnya.

Meski semua umat di Nusantara tetap kokoh untuk membangun bangsa, tetapi TGB mengingatkan bahwa mahasiswa islamlah yang paling besar tanggung jawabnya. Alasannya, memahami Alquran bermakna bukan hanya berarti tahu, hafal dan mengerti saja, tetapi memahami Al Qur’an sekaligus mampu menerapkannya dalam kehidupan berbangsa untuk kemajuan dan kemaslahatan masyarajat di negeri ini. Sebab kalau tidak, kata TGB, maka kita tergolong berkhianat kepada Allah.

“Kemanfaatan yang dirasakan oleh sebanyak banyaknya orang. Membangun nilai dengan nilai Qur’an, kalau tidak maka banyaknya kita adalah kesia-siaan,” ujarnya. Karena itu membangun negeri adalah kewajiban agama. Apalagi yang berinteraksi dengan Al Qur’an. “Mengembangkan dan membangun Indonesia adalah bentuk tanggung jawab kepada Al-Quran,” ujar TGB sembari berharap kepada para mahasiswa agar menempatkan diri menjadi orang yang mampu menjalankan amanah dan tanggung jawab dalam Al-Qur’an.
Pada kesempatan tersebut.

Gubernur Ahli Tafsir itu sempat menguraikan sebuah ungkapan iman Al-Ghazali yang menegaskan bahwa jalan memperjuangkan agama adalah melalui ilmu dan kepahaman. Ada tiga poin yang menjadi ciri peradaban Islam yang harus diwujudkan dalam kehidupan. Pertama, Ubudiyah yakni menyangkut ilahiah atau penghambaan kepada Allah SWT. Kemudian, insaniah adalah nilai kemanusiaan, dan akhlakiah yakni nilai-nilai moralitas. “Itu ciri peradaban Islam yang utama,” terang Gubernur TGB.

Ciri kedua, Hubbul Ilmi. “Ketika anda ingin berjuang, tiada lain adalah membuka cakrawala keilmuan,” ungkapnya. Sebab tanpa ilmu maka akan menjadi sebab tersebarnya segala macam kerusakan. Dalam konteks negara, banyak yang aneh. Bahkan Imam Al-Gazali pernah menyampaikan bahwa setengah dosa dari segala macam kerusakan dari perilaku kita akan ditanggung oleh orang orang yang beragama.

Yang ketiga, nilai Al wasatiyah, yaitu orang- atau bangsa maupun umat yang melekat padanya kebaikan dan keadilan.

“Ini adalah nilai AlQuran. Al-Qur’an bukan sesuatu yang statis. Tetapi merupakan upaya nyata dan aktif dalam masyarakat. Ukuran anda adalah pada pengkhidmatan. Amar Makruf nahi mungkar,” tegasnya sembari mengingatkan bahwa semua wujud pengabdian adalah baik. “Mau mengabdi di TPQ, di majelis taklim sampai di tengah ibu kota negara sekalipun di pusat republik, semuanya baik,” imbuhnya.

Namun yang terpenting adalah Assyahadah atau secara sederhana, menjadi referensi bagi umat Islam atau umat-umat lain. Kalau ingin menjadi refernsi bagi umat lain, kata dia, berkontribusilah lebih banyak dan lebih besar dari umat lain.

Sebelumnya, Ketua STKQ AL Hikam Depok, H. Arif Zamhari, Ph.D dalam sambutan pembukaan rapat Senat Terbuka, menyampaikan terima kasih kepada seluruh orang tua wali mahasiswa STKQ yang telah mempercayakan pihaknya sebagai tempat untuk mendidik dan membina mahasiswa.
Kepada seluruh wisudawan, ia menitipkan pesan untuk mengabdikan diri kepada masyarakat dengan bekal ilmu yang diperoleh selama menuntut ilmu di Al Hikam.HM

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

TGB Kunjungi Ponpes Al-Fusha Pekalongan

JATENG,DS-Gubernur NTB, Dr. TGH. M.Zainul Majdi yang lebih dikenal sebagai Tuan Guru Bajang (TGB) berkunjung  …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *