Minggu , 11 Juni 2017
Home / Pendidikan / GELORAKAN SEMANGAT CINTA MEMBACA
TGH. Muhamad Zainul Majdi MA

GELORAKAN SEMANGAT CINTA MEMBACA

MATARAM, DS – Gubernur Dr. TGH. Muhamad Zainul Majdi menilai salah satu jalan membangun daerah adalah melalui pendidikan. Dengan sikap cinta ilmu dan gemar belajar, maka hal tersebut merupakan perwujudan dari masyarakat yang maju.

”Hanya dengan gemar belajar dan mencintai ilmu, maka ikhtiar membangun daerah akan bisa diwujudkan,” ungkap Gubernur disela-sela pencanangan gerakan cinta membacamasyarakat dan rencana pembangunan diorama arsip NTB di halaman kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB, Senin (22/5).

Gubernur yang didampingi ketua TP PKK NTB, Hj Erica Zainul Majdi, mengajak seluruh siswa PAUD, TK, SD/ MI, pustakawan dan arsiparis yang hadir, untuk terus berikhtiar untuk kemajuan daerah dan salah satu jalan membangun daerah adalah melalui pembangunan pendidikan.
Sebab, kata TGB, dalam pendidikan, ada komponen utama yang harus diperhatikan. Yakni, bagaimana agar manusia di daerah itu cinta kepada ilmu pengetahun. “Ciri-ciri masyarakat yang maju itu adalah masyarakatnya suka belajar,” kata Gubernur.

“Jika suatu daerah masyarakatnya suka belajar, bukan hanya muridnya saja yang suka belajar, namun juga gurunya, bupatinya, gubernurnya, maka masyarakat itu pasti akan maju, ” lanjutnya.

Menurut Gubernur, Perpustakaan dan arsip merupakan bagian dari kekayaan daerah. Buku- buku dan khazanah pengetahuan yang ada di daerah ini, baik yang tertulis maupun yang tidak tertulis, merupakan sumber ilmu pengetahuan. Sehingga, semuanya harus disimpan dan dirawat dengan baik.

“Sementara, terkait sumber tidak tertulis, maka hal tersebutmenjadi tugas Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip untuk mendokumentasikan, baik dengan merekam atau memvisualisasikan, agar dapat menjad khazanah kita warga NTB,”ujar TGB.

Ia menambahkan, banyaknya anak- anak yang berprestasi, pemuda yang inovatif, serta tokoh perempuan yang bekerja untuk masyarakat, seharusnya dapat dijadikan bahan arsip. Harapannya,nanti dapat direkam untuk kemudian menjadi bahan ilmu bagi anak di masa depan. “Jika khazanah keilmuan yang ada bertambah, maka akan bertambah pula kekayaan kita,” tandas Gubernur.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip NTB, H. Saswadi mengatakan, tujuan pencanangan gerakan cinta membaca adalah untuk membangun masyarakat yang cerdas, inovatif melalui pemberdayaan perpustakaan sebagai sarana belajar dan memandang arsip sebagai cerminan nilai budaya yang luhur.

“Kami berharap, melalui kegiatan ini dapat turut mengangkat peran arsip sebagai salah satu point penting dalam pembangunan serta menjadikan arsip sebagai karya seni dan pusat menimba ilmu bagi putra putri bangsa,” ujar Saswadi.

Diketahui, pembangunan Diorama arsip NTB di presentasikan oleh konsultan, Ir. Irman N. Jati Atmajaya dihadapan Gubernur NTB disela-sela kegiatan itu. FAHRUL

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Densus 88 Datang, Ust. Tafa’ul : Kami Bukan Penentang Pemerintah

SELONG,DS-Keberadaan Pondok Pesantren atau Pondok Islami Daarusy Syifa’ Dusun Tirpas Desa Tirtanadi Kecamatan Labuhan Haji …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *