Senin , 12 Juni 2017
Home / Pemerintah / WTP KE 6, HARUS DIJADIKAN MOTIVASI UNTUK IKHTIAR LEBIH BAIK
Gubernur didampingi Wagub saat menghadiri sidang paripurna istimewa LKPD pemprov 2017 yang dihadiri anggota IV BPK RI

WTP KE 6, HARUS DIJADIKAN MOTIVASI UNTUK IKHTIAR LEBIH BAIK

MATARAM,DS-Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi menyampaikan prestasi Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diraih Pemerintah Provinsi NTB untuk keenam kalinya harus dijadikan motivasi untuk bekerja dan berikhtiar sebaik-baiknya.

Hal itu disampaikan Gubernur saat Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi NTB Penyerahan LHP BPK RI terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi NTB Tahun Anggaran 2016, di Ruang Sidang DPRD NTB, Rabu (31/05/2017). Predikat WPT tersebut diserahkan Anggota VI, BPK RI, Dr. H. Azhar Azis.

“Semua hasil kerja kita insya Allah akan teruji oleh sejarah dan akan bisa menjadi kebaikan untuk tidak hanya generasi sekarang tapi juga mudah-mudahan jadi motivasi bagi generasi generasi akan datang,” ungkap Gubernur di hadapan pimpinan dan anggota DPRD Provinsi NTB.

Didampingi Wakil Gubernur NTB, H. Muh. Amin, SH. M.Si, Gubernur TGB menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh perangkat daerah yang telah bekerja keras, bersungguh-sungguh untuk menyiapkan laporan keuangan dengan standar yang baik. Dengan tingkat kerumitan dan kompleksitas laporan keuangan yang berbasis akrual, jajaran pemerintah telah melakukan yang terbaik untuk menyiapkan laporan keuangan sesuai aturan yang ditetapkan. Hal ini menurut Gubernur juga tidak terlepas dari ikhtiar dan kerjasama antara pemerintah daerah dengan anggota DPRD dan BPK RI Perwakilan Provinsi NTB.

“Sering kita dengar dari guru-guru kita bahwa Insya Allah hasil tidak akan mengkhianati proses,” ungkap Gubernur yang hari ini, 31 Mei 2017 genap berusia 45 tahun.

Gubernur meminta semua pihak untuk bekerja lebih baik. Tidak perlu terpengaruh dengan apapun yang terjadi di sekitar, yaitu terkait hal-hal atau berita miring yang beredar di masyarakat.

Menurutnya, berita-berita tersebut tidak perlu mendapatkan respon yang berlebihan. Justru, yang perlu dilakukan adalah tetap konsisten dan fokus pada ukuran-ukuran yang objektif pada norma-norma yang baku. Serta pada standar-standar yang diakui sehingga semua hasil kerja akan mendapat hasil yang terbaik.

Gubernur mengatakan apapun yang terjadi termasuk yang menimpa institusi-institusi negara termasuk entitas pemerintahan daerah baik di NTB maupun di daerah-daerah lain untuk dijadikan pelajaran berharga membangun daerah. Sehingga, jangan sampai apa yang telah dikerjakan dengan sungguh-sungguh menjadi hilang maknanya, menjadi runtuh kredibilitasnya di depan masyarakat karena ada praktek-praktek dari satu dua oknum yang tidak sesuai dengan semangat semua pihak untuk membangun pemerintahan.

“Mari kita semua terus-menerus berada dalam semangat untuk memperbaiki diri. Berada dalam semangat untuk meluruskan apa-apa yang kita lakukan agar benar-benar bisa baik di dalam niat, baik di dalam pelaksanaan dan baik juga di dalam hasilnya,” ajak Gubernur.hms

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

OTT KPK soal WTP, NTB Akui Tak Beri Fasilitas Apapun ke BPK

MATARAM, DS – Wakil Gubernur NTB H. Muhamad Amin menegaskan, raihan predikat opini Wajar Tanpa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *