Kamis , 2 Agustus 2018
Home / Pemerintah / Sampaikan Duka Mendalam, Presiden Jokowi Bantu Renovasi Rumah Rp 50 Juta tiap Warga
Presiden Jokowi didampingi Menteri PUPR dan Gubernur NTB saat membagikan buku pada anak-anak yang berada di pengungsian akibat gempa Lombok

Sampaikan Duka Mendalam, Presiden Jokowi Bantu Renovasi Rumah Rp 50 Juta tiap Warga

LOTIM, DS –  Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Gubernur NTB Dr. TGH. Muhammad Zainul Majdi mengunjungi lokasi dan dua posko Tagana Gempa Bumi 6,4 SR, yakni di Desa Madayin dan Desa Obel-obel, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur, Senin (30/7).  Jokowi menyampaikan duka mendalam terkait peristiwa gempa yang mengguncang tiga wilayah di NTB masing-masing Kabupaten Lombok Timur, Kabupaten Lombok Utara (KLU) dan Sumbawa pada sekitar pukul 06.47 WITA Minggu (29/7) lalu.

“Kita ingin ucapkan duka yang mendalam atas musibah ini, terutama korban yang meninggal, semoga arwahnya diterima Allah SWT, diterima di tempat terbaik di sisi-Nya,” ujar Presiden disela-sela meninjau posko pengungsian korban gempa.

Di lokasi bencana, Presiden Jokowi bersama TGB membagikan buku kepada anak-anak terdampak gempa bumi di desa Madiyan. Mereka juga sekaligus membagikan sembako dan meninjau salah satu rumah yang rusak berat akibat gempa.

Jokowi juga melakukan diskusi dengan masyarakat di tenda pengungsian yang menghasilkan kesepakatan untuk besarnya bantuan bagi pembangunan rumah masyarakat yang rusak berat.

“Masing-masing rumah yang rusak berat akan diberikan dana sebesar Rp 50 juta. Pembangunan dan supervisi akan dibantu TNI, sedangkan untuk pengawasan dilakukan oleh gubernur, bupati dan perangkat yang lain,” tegas Presiden

Jokowi mengingatkan agar seluruh masyarakat, seyogyanyaa tetap mengedepankan kewaspadaan.  Menurutnya, negara Indonesia berada di ring of fire. Oleh karena itu, masyarakat di semua wilayah harus siap menghadapi setiap bencana yang datang.

“Di Indonesia itu, kapanpun saja bisa terjadi bencana, seperti gempa, banjir dan sebagainya. Jadi, kita harus banyak-banyak waspada,” kata Presiden

Turut mendampingi kunjungan Presiden, selain Gubernur NTB dan Hj. Erica Zainul Majdi. Tampak, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

Dalam peninjauannya, Jokowi membagikan buku tulis ke anak-anak. Dia juga memberikan dorongan agar korban bencana tersebut tetap semangat. Selain buku, Jokowi juga membagikan paket sembako yang isinya beras, minyak goreng, gula dan teh.

Tak hanya satu titik itu, Jokowi juga menijau titik pengungsian di SDN 01 Obel-obel. Jokowi menghampiri pengungsi dan memberikan buku tulis ke anak-anak dan pake sembako ke orang dewasa.

Tak ketinggalan, Iriana Joko Widodo yang ditemani istri TGB juga tampak menghampiri pengungsi dan bertanya mengenai kondisi rumah korban.

Pantauaan wartawan dilokasi menyebutkan, jika tenda pengungsian di lokasi ini, dibangun di halaman sekolah SDN 01 itu. Sementara bagian kelas sekolah itu juga tampak berantakan karena dampak gempa 6,4 SR yang mengguncang kawasan Lombok dan Bali pada Minggu (29/7).

Tak hanya buku dan sembako, staf Jokowi juga tampak membagikan bantuan berupa uang yang dimasukkan ke dalam amplop kepada korban gempa tersebut

Presiden Jokowi dan Ibu Iriana menuju Kabupaten Lombok Timur menggunakan helikopter Super Puma TNI AU pada Senin (30/7/2018), yang lepas landas dari Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin, Kabupaten Sumbawa, pada pukul 07.00 WITA.

Rombongan tiba di helipad Sekolah Polisi Negara Polda Nusa Tenggara Barat, Kabupaten Lombok Timur, pada pukul 07.30 WITA.

“Sebelum memasuki kendaraan, Presiden Jokowi mendengarkan laporan dari Kepala BNPB Willem Rampangilei tentang penanganan darurat dampak gempa,” ujar Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudinm menjawab wartawan disela-sela mendampingi kunjungan Presiden Jokowi.

Dari SPN, Presiden Jokowi dan Ibu Iriana bersama rombongan menuju lokasi pengungsian di Lapangan Madayin, Desa Madayin, Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur.

Presiden Jokowi ingin memastikan penanganan dampak gempa cepat dan baik, seperti adanya bantuan pelayanan kesehatan, ketersediaan logistik dan kebutuhan dasar bagi pengungsi, serta tersedianya layanan pendidikan darurat.

Selain itu, Presiden Jokowi akan bertemu warga yang terkena dampak bencana dan juga menyerahkan bantuan. Dari Kabupaten Lombok Timur, Presiden Jokowi melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Dompu dengan menggunakan Helikopter Super Puma TNI AU.

Di sini, Presiden Jokowi akan meresmikan Bendungan Tanju di Desa Tanju, Kecamatan Manggelewa. Direncanakan, siang harinya setelah meresmikan bendungan, Presiden Jokowi akan kembali ke Kabupaten Sumbawa menggunakan Helikopter Super Puma TNI AU.

Di Kabupaten Sumbawa, Presiden Jokowi akan menyerahkan sertifikat tanah untuk rakyat dan berkunjung ke Universitas Teknologi Sumbawa (UTS). Malamnya, Presiden Jokowi dan Ibu Iriana bersama rombongan akan kembali ke Jakarta menggunakan Pesawat Kepresidenan RJ-85 melalui Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin, Kabupaten Sumbawa, Provinsi NTB. RUL.

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Canangkan Penanganan Stunting di Loteng, Wapres JK Kunker ke Lombok

MATARAM, DS – Wakil Presiden (Wapres) RI, H. M. Jusuf Kalla, bakal melakukan kunjungan kerja …

No comments

  1. Your comment is awaiting moderation.

    You are a very smart individual! //imbemag.com/OpenUp/index.php?action=profile;u=986

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *