Selasa , 24 Juli 2018
Home / Pemerintah / Realisasi Fisik OPD Pemprov NTB Capai 49,42 Persen
Rapat Pimpinan (Rapim) dengan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingkup Pemerintah Provinsi NTB

Realisasi Fisik OPD Pemprov NTB Capai 49,42 Persen

MATARAM,DS-Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi menggelar sekaligus memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) dengan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingkup Pemerintah Provinsi NTB, di Ruang Rapat Utama, Senin (23/07/2018). Turut mendampingi Gubernur saat itu, Wakil Gubernur NTB, H. Muh. Amin, SH.M.Si dan Sekretaris Daerah (Sekda), Ir. H. Rosiady Sayuti, Ph.D.

Gubernur memimpin Rapim dengan agenda Realisasi keuangan dan fisik per OPD. Secara umum, Gubernur mendapat laporan bahwa realisasi keuangan sampai dengan Bulan Juni 2018, sebesar 45,83, dengan proges fisik sebesar 49,42%. Hal ini mengalami peningkatan dibanding tahun lalu pada bulan yang sama dengan realisasi keuangan 40,14% dan progres fisik sebesar 42,48%.

Dalam arahannya, Gubernur  meminta seluruh kepala OPD yang hadir untuk tetap fokus melaksanakan tugas. Terutama, tugas atau program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, seperti pembenahan infrastruktur yang menyangkut pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun irigasi.

“Kalau ada satu program yang bisa kita masukkan di sana, yaitu program untuk membenahi sarana air bersih atau irigasi maka cukup satu itu saja. Kalau itu sudah tertangani maka hal-hal postif akan terbangun di sana,” Tegas Gubernur.

Selain fokus menyelesaikan tugas-tugas yang ada, Gubernur TGB juga meminta seluruh kepala OPD untuk mencermati faktor-faktor teknis, faktor sosial, agama saat merancang dan melaksanakan program pembangunan di daerah. Dengan memperhatikan itu, lanjut TGB, pelaksanaan program pembagunan bagi kesejahteraan masyarakat akan berjalan lancar dan sukses. Termasuk tidak adanya potensi kerawanan sosial yang menyebabkan terjadinya kamandekan pembagunan, yang pada akhirnya masyarakat sendiri yang dirugikan.

“Termasuk memasukkan kapan itu dilaksanakan. Sehingga ada faktor kompensasinya yang dapat meringankan hal-hal yang menimbulkan kerawanan sosial,” ungkap TGB seraya menegaskan bahwa Kepala OPD lah yang akan terus menjadi pelaksana program pembagunan di masa yang akan datang.

Dalam arahannya Gubernur NTB dua periode tersebut meminta kepala OPD untuk memastikan penyelesaian seluruh kerjasama atau kewajiban dengan berbagai pihak di luar pemerintah atau pihak ketiga, terhadap berbagai kegiatan dan program daerah yang telah dilaksanakan. Sebab, pihak-pihak lain seperti media, telah memberikan kontribusi bagi terlaksananya pembangunan di NTB. Termasuk saat ini, NTB telah dikenal luas baik di dalam negeri maupun di luar negeri sebagai daerah yang mengalami kemajuan pesat.

“Kita tahu bahwa kerjasama itu telah mendatangkan banyak manfaat bagi daerah, yaitu tereksposenya kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi daerah, bahkan untuk bangsa,” tegas TGB seraya menyampaikan terima kasih dan apreasiasi kepada seluruh kepala OPD yang telah bekerja sungguh-sungguh bagi kesejahteraan masyarakat. hm

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

CONTOH TERBAIK KEBERHASILAN PROGRAM MCC

MATARAM,DS-Provinsi NTB disebut sebagai daerah yang berhasil melaksanakan program Millennium Challenge Corporation (MCC) yang digagas …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *