Senin , 12 Juni 2017
Home / Pemerintah / Pemerintah Jadikan Pemerataan Pembangunan Sebagai Tema Harkitnas
Harkitnas di Halaman Kantor Bupati Lotim

Pemerintah Jadikan Pemerataan Pembangunan Sebagai Tema Harkitnas

SELONG,DS-Persoalan pemerataan hampir menjadi masalah semua bangsa. Bahkan, negara-negara maju pun berkutat dengan isu kesenjangan yang sama. Beberapa negara bahkan mencatatkan indeks yang lebih tinggi dari yang terjadi di Indonesia yang berada dalam kisaran 40 persen.

Namun bagi Indonesia, mewujudkan pemerataan yang berkeadilan sosial adalah juga menjadi penghormatan terhadap cita-cita para peletak dasar bangunan kebangsaan yang menginginkan tidak ada jurang yang membatasi penyebaran kesejahteraan bagi seluruh penduduk Indonesia.

Berlatar belakang pemikiran tersebut, maka tema peringatan Hari Kebangkitan Nasional (harkitnas) kali ini adalah pemerataan pembangunan Indonesia yang berkeadilan sebagai wujud kebangkitan nasional. Demikian yang terangkum dalam amanat Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia yang dibacakan asisten I Setda Kabupaten Lombok Timur, Juwaini Taofik dalam upacara peringatan Harkitnas 2017 yang dilaksanakan di Kantor Bupati Lombok Timur pada Senin (22/5).

Untuk mewujudkan pemerataan yang dihajatkan itu, Pemerintah terus mengupayakannya dengan melakukan pemerataan pembangunan di segala sektor. Di sektor kelistrikan, contohnya, pembangunan ketenaga listrikan sudah dilakukan di 2.500 desa yang belum mendapatkan aliran listrik. Pada saat yang sama, pemerintah juga memfokuskan subsidi listrik bagi masyarakat menengah ke bawah.

Sementara itu, di sektor agrarian, pemerintah telah meluncurkan Kebijakan Pemerataan Ekonomi (KPE) yang bertumpu pada 3 pilar, yakni lahan, kesempatan dan SDM. Kebijakan ini menitik beratkan pada reforma agrarian, termasuk legalisasi lahan transmigrasi, pendidikan dan pelatihan vokasi, perumahan untuk masyarakat miskin perkotaan, serta ritel modern dan pasar tradisional.

Di bidang komunikasi dan informatika, pemerintah telah meluncurkan program Palapa Ring yang berupa proyek pembangunan jaringan tulang punggung serat optik nasional untuk menghubungkan seluruh wilayah Indonesia. Sehingga, keberadaan internet berkecepatan tinggi (broadband) dapat dinikmati secara luas.

Masih banyak lagi upaya-upaya yang dilakukan pemerintah dalam rangka mewujudkan pemerataan pembangunan yang dihajatkan untuk mengurangi tingkat kesenjangan yang terjadi di Indonesia. KRISMA AG

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Empat SKPD Pemprov Tak Patuh, Gubernur Warning PNS Main-main di Keuangan

MATARAM, DS – Gubernur Dr. TGH. Muhamad Zainul Majdi menegaskan, tidak boleh para PNS di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *