Jumat , 11 Mei 2018
Home / Pemerintah / Pemerintah Amerika Nilai NTB Mampu Sinergiskan Program Kemitraan dengan Program Daerah

Pemerintah Amerika Nilai NTB Mampu Sinergiskan Program Kemitraan dengan Program Daerah

MATARAM, DS –  Pemerintah Amerika Serikat melalui perwakilannya, yakni Millennium Challenge Corporation (MCC) menilai proyek kerjasama yang dilakukannya di wilayah provinsi NTB telah berjalan dengan baik. Selama lima tahun Pemprov NTB telah mampu mengintegrasikan program MCC dengan program pembangunan di daerah.

    Kini  NTB telah menjelma menjadi salah satu provinsi di NTB yang paling pesat pertumbuhan ekonominya. “Kondisi ini tidak lain, karena keseriusan dan komitmen Gubernur NTB yang mau memasukkan program MCC kedalam program pembangunan daerahnya,” ujar Duta Besar AS untuk Indonesia, Joseph R Donovan,menjawab wartawan usai penutupan kegiatan MCC di kantor Gubernur NTB, Senin (7/5).

          Joseph yang didampingi Wakil Presiden MCC Jeanne Hauch mengaku, keberhasilan program pertumbuhan ekonomi dan juga pengurangan angka kemiskinan di semua wilayah Indonesia, termasuk di NTB akan dilanjutkannya pada tahun-tahun berikutnya.

          Sebab, hal itu jelas akan bisa mereflesikan betapa kuatnya kemitraan strategis antara pemerintah Indonesia dan Amerika serikat. “Kami akan berupaya menjajaki program-program berikutnya. Yang pasti berhasil atau tidaknya sebuah program kemitraan, itu semua tergantung pada kepemimpinan kepala daerahnya dan masyarakatnya. Dan disini, NTB mampu melakukannya dengan baik, sehingga kita nantikan program berikutnya,” kata Joseph.

          Menurutnya, selama lima tahun pihaknya memberikan dana hibah US$ 600 juta atau setara Rp 5,7 triliun kepada Pemerintah Indonesia. Dana hibah tersebut, 65% atau setara US$ 390 juta akan disalurkan untuk proyek kemakmuran hijau (green prosperity project), 25% atau setara US$ 150 juta untuk proyek kesehatan dan gizi berbasis masyarakat untuk mencegah anak pendek (community based health and nutrition to reduce stunting project), dan 10% atau setara US$ 60 juta untuk proyek moderenisasi pengadaan (procurement modernization project).

          Sementara, untuk alokasi dana proyek kemakmuran hijau dipecah lagi, sebanyak US$ 242,5 juta disalurkan untuk pembiayaan proyek ramah lingkungan yakni green energy (seperti proyek mikro hidro dan geothermal) dan sustainable resources management (seperti proyek pertanian, perikanan dan kehutanan). Sisanya digunakan untuk technical assistant dan biaya overhead.

          “Total US$ 242,5 juta untuk financing facilities. Ada 2 jendela yakni hibah dan pinjaman komersil. Skala komunitas dan kecil pakai hibah. Skala besar pakai pinjaman. Pengawasan kita libatkan NGO. Ini untuk mengawal. Dan NTB sangat luar biasa pelaksanaan programnya,” jelas Joseph.

          Sementara itu Wakil Presiden MCC Jeanne Hauch mengaku, kehadirannya ke NTB tidak lain untuk merayakan penutupan kontrak selama lima tahun antara MCC dan Pemerintah Indonesia. Khusus di NTB, kata dia, pihaknya mengaku senang sekali, lantaran pemprov NTB melalui Gubernur selalu menyambut hangat dan ikut terjun langsung dalam setiap program MCC tersebut.

“Untuk itu, saya ucapkan selamat atas kemajuan provinsi NTB. Dan kita berencana akan hadir menyaksikan, serta mengunjungi unit layanan pengadaan milik pemprov NTB yang baru saja memperoleh penghargaan excelent,” ujar Jeanne.

Terpisah, Gubernur Dr. TGH. Muhamad Zainul Majdi menambahkan, keberadaan MCC di wilayahnya telah memberi manfaat bagi daerah selama ini. Menurutnya, terdapat tiga program MCC yang ada di NTB, yakni kemakmuran hijau, reformasi pengadaan dan stunting.

Oleh karena itu. TGB menyebut, adanya program MCC merupakan salah satu

bentuk kolarabosi yang sangat baik bagi daerah. Lantaran, mereka telah memberikan  pondasi yang kuat, khususnya bagi para mitra lokal untuk mampu meneruskan program yang telah dirintis oleh MCC itu.

“Kemitraan yang paling nyata adalah pada para pembudidaya garam di Loteng, karena kini mereka sudah bisa masuk ke pasar menjual dan memproduksi dengan baik. dan yang utama petani garam di Loteng telah punya brainding khusus atas produk garam yang telah dihasilkannya,” tandas Zainul Majdi. fahrul

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

TGB SOSOK PEMIMPIN UNGGUL

LAMPUNG,DS-TGB Sosok Pemimpin Unggul, itulah tema utama program Talkshow Halo Lampung yang disiarkan langsung Radar …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *