Senin , 10 Juli 2017
Home / Pemerintah / NTB Siap Kembangkan PPK Bertahap
Gubernur NTB saat bertemu dengan para tokoh Nahdatul Ulama (NU) NTB di ruang kerjanya

NTB Siap Kembangkan PPK Bertahap

MATARAM, DS- Gubernur Dr. TGH Muhammad Zainul Majdi menyambut baik kebijakan program Penguatan Pendidikan Karakter(PPK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud). Oleh karena itu, TGB memastikan, mendukung sepenuhnya kebijakan tersebut.

“Secepatnya, akan kita terapkan di NTB secara bertahap sesuai kesiapan daerah kita,” menjawab wartawan di ruang kerjanya, Senin (10/7).

Ia mengatakan, konsep Penguatan Pendidikan Karakter memiliki program yang cukup baik. “Mudah-mudahan kita punya konsistensi untuk melaksanakannya,” kata Gubernur.

Sebelumnya, Mendikbud Muhadjir Effendy diundang untuk memberi ceramah PPK di depan 1.275 peserta yang terdiri guru, kepala sekolah, rektor dan para pegiat pendidikan se-Lombok NTB.

Mendikbud menyatakan salah satu program prioritas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) yang saat ini menjadi perhatiannya adalah Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Sedangkan prioritas yang lain sudah berjalan dengan baik, yakni evaluasi Ujian Nasional, revitalisasi pendidikan kejuruan, dan percepatan akses pendidikan melalui Program Indonesia Pintar (PIP).

“Penguatan pendidikan karakter tahun lalu baru piloting pada 1.500 sekolah dan alhamdulillah berhasil. Tahun ini akan diimplementasikan kepada lebih banyak lagi sekolah yang sudah siap,” kata Mendikbud menyebut Permendikbud no 23/2017 sebagai pintu masuk penerapan PPK melalui pengaturan jam kerja guru.

Menurut Mendikbud, salah satu kunci dari kesuksesan pendidikan karakter adalah guru. Maka beban kerja guru harus diatur sedemikian rupa sehingga selain dapat memenuhi kewajiban sertifikasi juga menjadi pihak yang harus bisa membangun sinergi tripusat pendidikan.

“Tripusat itu adalah sekolah, masyarakat dan keluarga. Guru harus mampu menjadikannya beririsan satu sama lain sehingga siswa terbentuk karakternya tidak hanya dari jam tatap muka di kelas saja, tetapi juga dengan lingkungan dan masyarakat,” kata Muhadjir.

Dalam PPK, lanjut Mendikbud, guru harus mampu mengolah situasi agar siswa memiliki 4C. Yakni, critical thinking, communication skill, creativity and innovation, serta collaboration.fahrul

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Cuti Bersama ASN

SELONG,DS-Serangkaian Idul Fitri 1 Syawal 1438 H, Pemda Lombok Timur (Lotim) cuti bersama selama 5 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *