Senin , 13 November 2017
Home / Pemerintah / NTB Raih Anugrah Pandu Negeri 2017 
Mantan Wapres RI, Prof Dr H Boediono M.Ec selaku pengarah IIPG tengah memberikan penghargaan kepada Gubernur NTB yang diwakili H. Lalu Gita Aryadi

NTB Raih Anugrah Pandu Negeri 2017 

MATARAM, DS – Indonesian Institute for Public Governance (IIPG) menganugrahkan Pemprov NTB sebagai pemerintah provinsi dengan kinerja tata kelola sangat baik sehingga diganjar Anugerah Pandu Negeri tahun 2017.

Prestasi membanggakan itu melengkapi raihan NTB yang pada hari Pahlawan pada Jumat (10/11) lalu, salah satu putra terbaiknya, yakni, almarhum TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional oleh Presiden Joko Widodo.

Penerimaan Anugerah Pandu Negeri dilakukan di Financial Hall Graha CIMB NIAGA Jakarta pada Jumat (10/11) malam kepada Gubernur NTB yang diwakili oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu NTB, H Lalu Gita Aryadi.

Atas penghargaan itu, Gubernur Dr. TGH. Muhamad Zainul Majdi menyampaikan ucapan terima kasih kepada IIPG (Indonesian Institute for Publik Governance) yang telah memberikan penghargaan.

“Ini sebagai motivasi bagi kita bersama, untuk lebih giat dalam menjalan tugas. Kita bersyukur bahwa Pemprov NTB mendapat anugrah Pandu Negeri 2017, dalam kategori dengan kinerja dan tata kelola sangat baik. Saya berharap apa yang sudah di dapatkan ini akan lebih lagi meningkatkan kinerja kita bersama,” kata TGB dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (11/11).

IIPG adalah lembaga yang berupaya melakukan pembaharuan yang mendukung tranformasi tata kelola yang berkelanjutan pada sektor publik di Indonesia.

Dalam majelis pengarah IIPG bergabung tokoh-tokoh terkenal, antara lain Prof Dr H Boediono M.Ec (mantan Wapres RI), Prof Dr Ir Kuntoro Mangkusubroto MSc, Erry Riyana Hardjapamekas, dan beberapa tokoh lainnya.

Terpisah, Gita Aryadi mengatakan dari penilaian IIPG terhadap 34 propinsi, 416 kabupaten dan 99 kota di Indonesia, terpilih 50 pemerintah daerah yang dinominasikan mendapatkan Anugerah Pandu Negeri (APN) 2017.

Menurut dia, aspek yang menjadi fokus penilaian IIPG meliputi aspek tata kelola keuangan, tata kelola pemerintahan, kinerja pengembangan manusia, kinerja ekonomi, inovasi strategis serta pemimpin yang inovatif yang berhasil melakukan berbagai terobosan.

Dalam proses penilaian, kata Gita, IIPG membentuk dewan juri, antara lain Prof Dr Djisman S Simanjuntak, Prof Dr Sidharta, Prof Dr Harkristuti Harkrisnowo, dan Chandra M Hamzah (mantan Pimpinan KPK), serta tokoh lainnya.

“Selain dewan juri, dibentuk juga komite penilaian sebanyak tujuh orang yang menggali data-data penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pembinaan masyarakat serta mencermati perkembangan empiris di lapangan,” ujarnya.

Dari 34 propinsi yang ada, Jawa Timur terpilih sebagai provinsi dengan kinerja dan tata kelola pemerintahan terbaik. Sementara, provinsi NTB bersama Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Bali  sebagai provinsi berkinerja sangat baik.

Sebanyak enam provinsi lainnya dinilai berkinerja baik, yaitu Provinsi Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Lampung, Sumatera Barat, dan Sulawesi Selatan.

“Selain Pemprov NTB, Kabupaten Sumbawa dan Kota Mataram mendapatkan Anugerah Pandu Negeri Tahun 2017, kategori kabupaten dan kota dengan kinerja dan tata kelola pemerintahan yang baik,” kata Gita.

Acara penyerahan Anugerah Pandu Negeri Tahun 2017 dihadiri Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo, Prof Dr H Boediono M.Ec beserta Majelis Pengarah IIPG, dewan juri, komite penilai, gubernur, bupati dan wali kota peraih Anugerah Pandu Negeri 2017.  fahrul

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Presiden Lagi Kunjungi NTB

MATARAM,DS-Presiden Joko Widodo kembali mengunjungi Provinsi Nusa Tenggara Barat, untuk melakukan serangkaian kunjungan kerja. Tepat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *