Kamis , 16 November 2017
Home / Pemerintah / NTB Akan Potong Dana Jalan Rp 100 Miliar
Sekda NTB Dr. H. Rosiadi Sayuthi

NTB Akan Potong Dana Jalan Rp 100 Miliar

MATARAM, DS – Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemprov NTB memastikan pengesahan draft KUA/PPAS APBD tahun 2018 akan tuntas aakhir Nopember tahun ini. Meski demikian, sejumlah skenario dalam penyusunan APBD 2018, telah dipersiapkan menyusul berkurangnya alokasi penerimaan daerah yang sangat signifikan dari dana transfer pemerintah pusat. Diantaranya, dana alokasi umum (DAU), dana alokasi khusus (DAK) dan dana intensif daerah (DID).

Ketua TAPD pemprov NTB, Dr. H. Rosiadi Sayuthi, mengatakan, dalam draft KUA/PPAS APBD 2018 pihaknya akan melakukan sejumlah efesiensi dan pengurangan pada sisi belanja. Salah satunya menunda pengalokasian dana percepatan jalan melalui tahun jamak mencapai Rp 100 miliar.

“Skemanya, dana percepatan pembiayaan jalan tahun jamak kita undur pada APBD Perubahan tahun 2018 untuk dianggarkan ulang,” ujarnya menjawab wartawan usai sidang paripurna DPRD NTB, Senin (13/11).

Menurutnya, langkah efesiensi harus dilakukan lantaran pengalokasian dana transfer daerah di semua wilayah di Indonesia mengalami penurunan signifikan karena kebijakan Presiden Joko Widodo yang memokuskan anggaran di APBN pada sektor penuntasan proyek pembangunan infrastruktur di semua daerah di Indonesia guna memudahkan akses pelayanan bagi masyarakat pedesean, terpencil dan perbatasan yang ditargetkan harus selesai pada tahun 2019 mendatang.

“Oleh karenanya, kebijakan Pak Presiden itu membuat DAU/DAK hingga DID provinsi di Indonesia, termasuk di NTB juga mengalami pengurangan saat ini,” kata Sekda.

Meski demikian, Rosiadi mengaku akan terus melakukan upaya lobi ke pemerintah pusat melalui Dirjen Perimbangan Keuangan Daerah agar alokasi NTB tidak dikurangi.

Rosiadi menambahkan, meski ada rencana pengurangan penerimaan daerah, pihaknya memastikan rekrutmen guru honerer SMU/SMK di semua wilayah NTB  tidak terganggu penganggarannya. “Kita pastikan hak-hak para guru yang kita rekrut tidak akan kita kurangi. Ini komitmen kami, bagaimanapun caranya, hak guru-guru honorer tidak akan pernah berkurang, apalagi disentuh sedikitpun,” tandas Sekda.fahrul

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

MENTERI AGAMA BUKA KONFERENSI INTERNASIONAL ALUMNI AL-AZHAR

MATARAM,DS-Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin membuka secara resmi Konferensi Internasional Alumni Al-Azhar di Masjid …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *