Jumat , 14 September 2018
Home / Pemerintah / Gubernur NTB Protes Keras BNPB
TGH Zainul Majdi

Gubernur NTB Protes Keras BNPB

MATARAM, DS –  Lambannya proses pencairan dana bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi rumah warga terdampak gempa Lombok yang dilakukan pihak Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), menuai kritik Gubernur Dr. TGH. Muhamad Zainul Majdi. Padahal, bantuan dana yang rumahnya rusak telah dipersiapkan sumber pendanaannya melalui Dana Siap Pakai (DSP) yang memang memerlukan petunjuk pelaksanaan (juklak) yang berasal dari BNPB.

Kata TGB, BNPB telah menjanjikan jika semua juklak akan segera dirampungkan secepatnya. “Secara implementasi di lapangan belum adanya juklak ini yang menyebabkan keterlambatan dan kesulitan dalam proses pencairannya. Wajarlah, hari ini saya berharap sudah bisa dicairkan karena mereka sendiri yang menjanjikan cepat,” ujar Gubernur menjawab wartawan usai meresmikan konversi bank NTB Syariah di komplek Islamic Center (IC) NTB, Kamis (13/9).

TGB menegaskan, juklak tentang mekanisme pencairan agar benar-benar bisa rampung sehingga memberikan kemudahan bagi para bupati dan walikota dalam membuat surat keputusan pencairan dana.

“Saya kemarin telepon ke Kepala BNPB, saya terus terang juga protes karena ada satu prosedur yang katanya diperlukan yaitu surat dari bupati, walikota,” tegas TGB. “Mestinya diselesaikan segera, karena kata bupati/wali kota mereka tunggu SOP dari BNPB, kemarin BNPB katakan SOP sudah siap jadi tidak boleh ada hal-hal yang bisa memperlambat dan menyulitkan warga,” tambahnya.

TGB mengatakan, proses pencairan akan dilakukan secara bertahap pada sekitar 5.293 orang warga penerima bantuan rumah rusak berat. Teknisnya, mereka akan langsung mendapatkan bantuan dana senilai Rp 50 juta. Sedangkan untuk tahap selanjutnya, akan diberikan menjadi dua tahap, masing-masing sebesar Rp 25 juta.

“Yang berikutnya dibagi Rp 25 juta dan Rp 25 juta sebab pelaksanaan pembagunan kan perlu waktu, Rp 25 dicairkan dulu lalu lihat progresnya seperti apa, kemudian dicairkan lagi, intinya tetap sama cuma tahapan pencairan yang agak berbeda,” jelas Gubernur. RUL.

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Presiden Jokowi Minta Relawan Bantu Percepat Rekonstruksi

MATARAM,DS-Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo memimpin Apel Kesiapsiagaan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Gempa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *