Kamis , 1 November 2018
Home / Pemerintah / GUBERNUR HARAP DPR RI BANTU TUNTASKAN REHABREKON NTB
kunjungan kerja rombongan Komisi IX DPR RI, di Ruang Rapat Utama, Kantor Gubernur NTB

GUBERNUR HARAP DPR RI BANTU TUNTASKAN REHABREKON NTB

MATARAM,DS-Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE., M.Sc, menerima kunjungan kerja rombongan Komisi IX DPR RI, di Ruang Rapat Utama, Kantor Gubernur NTB, Kamis (1/11/2018). Kunker itu dinilai tepat mengingat NTB masih dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi. Kedatangan para wakil rakyat itu diharapkan dapat membantu pemerintah Provinsi NTB untuk menuntaskan proses rehabilitasi dan rekonstruksi pasca gempat.

“Masih kita jumpai permasalahan yang berkaitan dengan lingkup kerja Komisi IX, yakni bidang kesehatan dan ketenaga kerjaan,” ungkap Gubernur yang akrab disapa Doktor Zul itu.

Melalui Komisi IX DPR RI dan berbagai mitra kerjanya, diharapkan permasalahan yang terjadi di lapangan bisa diringankan dan dicari solusi terbaiknya.

“Fase rehab dan rekon sekarang di lapangan kami tidak hanya dihadapkan pada persoalan kerusakan fasilitas umum dan kesehatan saja. Namun secara sosial banyak masyarakat terdampak yang kini juga kehilangan lapangan pekerjaan, keluarga dan tempat tinggal,” jelas Gubernur.

Gempa bumi, katanya, menyisakan begitu banyak korban. Disamping yang meninggal dunia, korban luka dan patah tulang juga banyak. Tindakan medis seperti operasi ortopedi bahkan harus dilakukan beberapa kali.

Khusus kasus tersebut, Gubernur berharap dapat ditemukan solusi bersama BPJS agar korban yang rumahnya sudah hancur tidak mesti pusing memikirkan biaya berobat. “Hal ini sesuai dengan pesan khusus bapak Presiden, agar kita memberi perhatian khusus bagi korban yang cacat dan cidera,” lanjutnya.

Di samping persoalan kesehatan, Gubernur juga berharap pada kunjungan kerjanya Komisi IX juga bisa memberi perhatian bagi tenaga kerja yang bekerja di PT Aman Mineral di Pulau Sumbawa untuk memastikan terpenuhinya hak dan kesejahteraan mereka.

Ketua Rombongan Ketua Komisi IX, Dra. Hj Ermalena MHS, menyampaikan maksud kedatangannya ke NTB, diantaranya guna melihat lebih dekat kondisi di daerah terdampak pasca gempa. Seperti meninjau fasilitas kesehatan, melihat progres pelatihan tenaga kerja melalui Balai Latihan Kerja (BLK) yang digagas Kementerian Tenaga Kerja, untuk melatih tenaga tukang membangun rumah tahan gempa.

Di samping itu,  pihaknya juga ingin mengetahui perkembangan kasus malaria yang kmenjangkiti Kabupaten Lombok Barat hingga ditetapkan berstatus KLB.

“Kami sengaja hadir bersama seluruh mitra kerjanya untuk mendengar masukan, keluhan dan saran dari masyarakat dan pemerintah daerah untuk nantinya dijadikan sebagai bahan diskusi dan bahan laporan pembahasan di DPR,” ujarnya.

Kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan, dr. Nurhandini Eka Dewi, yang  hadir mendampingi Gubernur melaporkan, kondisi pelayanan kesehatan di 7 Kabupaten/kota terdampak.

Dijelaskannya, walau di KLU 100 persen sarana kesehatan sudah tidak dapat digunakan lagi dan di Kabupaten Lombok Barat kerusakan mencapai 50 persen, pihaknya tetap berusaha mengembalikan akses pelayanan masyarakat. Melalui Puskesmas Pembantu (Pustu) dan Polindes Sementara dan alat kesehatan seadanya,  tim kesehatan tetap semangat berusaha memberi pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat.

“Alat kesehatan masih menjadi masalah pada pusat pelayanan kesehatan kami, karena hampir semuanya rusak berat. Kami harap dari DAK 2019 nanti bisa dilakukan pengadaan kembali,” harapnya. hm

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Gubernur NTB Yakin Rehabilitasi Pascagempa di NTB Tetap Berjalan

MATARAM, DS – Penanganan tahap rehabilitasi dan rekonstruksi di NTB diyakini akan berjalan dengan baik karena perhatian dan dukungan pemerintah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *