Jumat , 26 Oktober 2018
Home / Pariwisata / Wagub Rohmi : Bangkitkan Pariwisata NTB Pascagempa Tidak Bisa Bermodal Ingin
Sitti Rohmi Djalillah

Wagub Rohmi : Bangkitkan Pariwisata NTB Pascagempa Tidak Bisa Bermodal Ingin

MATARAM, DS – Upaya pemulihan dan rekonstruksi sektor pariwisata menjadi program penting untuk di realisasikan. Penciptaan branding Lombok aman dan siap di kunjungi harus terus dilakukan melalui kegiatan promosi yang harus digalakkan, khususnya pada destinasi yang terdampak langsung rentetan bencanagempa bumi yang melanda NTB beberapa waktu lalu itu.

Wakil Gubernur Hj. Sitti Rohmi Djalilah saat rapat koordinasi (rakor) program kepariwisataan NTB pasca gempa mengaku bangga atas hadirnya orang-orang yang memiliki passion dalam pariwisata.

Rohmi menyebut, 10 tahun perkembangan pariwisata NTB dinilai luar biasa. Itu menyusul, masyarakat dunia telah menoleh NTB, lantaran kovernya yang bagus.

“Tapi, kedepannya, untuk mengelolanya butuh the right man on the right place yang memiliki passion sama, mau bersinergi dan fokus dalam mengembangkan pariwisata, serta diperlukan kerja keras dari semua  elemen masyarakat untuk mewujudkannya, karena modal keinginan saja tidak cukup,” ujar Wagub di Hotel Aston Inn, Rabu (24/10).

Menurut Rohmi, ada lima aspek dalam keberhasilan perkembangannya pariwisata yang menjadi modal NTB selama ini. Diantaranya, kondisi alam yang indah, budaya yang luhur, makanan yang  khas, masyarakat yang touris minded dan kesan yang baik.

Meski demikian, saat ini, kata Wagub, parameter pariwisata tidak lagi diukur dari seberapa banyak pengunjung yang datang. Namun, seberapa besar pariwisata menciptakan peluang pekerjaan untuk masyarakat.

Terpisah, bupati Lombok Timur HM. Sukiman Azmy yang juga sebagai salah satu pemateri dalam rakor tersebut mengatakan, pendapatan daerah dari sektor pariwisata menurun hingga 80 persen sebagai dampak dari bencana gempa yang terjadi beberapa waktu lalu itu.

Menurut dia, terpantau para penyedia jasa restoran dan hotel diwilayahnya banyak yang hampir gulung tikar. “Sehingga, dalam rakor ini perlu kita bahas alternatif pilihan selain menggaet wisata plat merah dengan mengundang ke acara resmi dan event internasional,” jelas Sukiman. RUL.

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Gempa Lombok Picu Penurunan Wisman di Agustus 

MATARAM, DS – Bencana gempa bumi yang terjadi di Pulau Lombok pada akhir Juli dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *