Sabtu , 14 Oktober 2017
Home / Pariwisata / TGB Paparkan Pariwisata Berkelanjutan NTB di Korea 
Gubernur NTB saat memaparkan peran pariwisata berkelanjutan di NTB di Forum ESTC 2017 di Korea Selatan,

TGB Paparkan Pariwisata Berkelanjutan NTB di Korea 

MATARAM, DS – Gubernur Dr. TGH. Muhamad Zainul Majdi, mengatakan, sektor pariwisata bisa dikembangkan menjadi mesin pertumbuhan, menggairahkan industri ekonomi kreatif, membangun enterpreneurship di kalangan generasi muda, dan menciptakan inisiatif-inisiatif kreatif dalam banyak komunitas.

Oleh karena itu, peran pariwisata berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat akan terus dipertahankan di NTB.  “Dengan pendekatan berkelanjutan, hasilnya melebihi hal tersebut. Apalagi, pariwisata berkelanjutan juga berperan penting dalam menjaga kualitas lingkungan,” ungkap TGB saat menjadi keynote speech dalam forum Ecotourism and Sustainable Tourism Conference (ESTC) tahun 2017 di Ansan, Korea Selatan, pada Selasa (12/9) malam.

Selain mempromosikan keunggulan pariwisata NTB, TGB juga memanfaatkan kesempatan ini untuk membangun dan memperkuat jejaring kerjasama mengembangkan pariwisata NTB sebagai salah satu destinasi utama di Indonesia.

“Tergambar banyak pihak yang mulai tertarik dan semakin berminat mengenal NTB secara lebih dekat dan menyatakan siap membangun kerja sama,” kata Gubernur dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Rabu (13/9) malam.

Seusai presentasi, TGB menghadiri pertemuan dengan Wali Kota Ansan untuk membicarakan kemungkinan kerja sama antara kedua daerah dari kedua negara tersebut.  Pada sore hari waktu setempat, TGB melanjutkan kegiatannya di Korea Selatan dengan mengikuti international cooperation meeting on carbona reduction project with NTB and korea eco corporation di bawah koordinasi Kementerian Lingkungan Hidup Korea Selatan.

“Meeting tersebut membicarakan minat investasi lima perusahaan Korea untuk investasi energi terbarukan di NTB,” ujar Gubernur.

TGB dinilai sebagai salah satu pemimpin yang berhasil menerapkan pengembangan pariwisata yang berkelanjutan, termasuk ekowisata. Sehingga, kepala daerah dua periode itu diundang memaparkan strategi pengembangan konsep kepariwisataan di NTB pada forum Ecotourism and Sustainable Tourism Conference 2017 di Ansan, Korea Selatan.

Apalagi, tercatat, jumlah peserta yang mencapai 200 orang dari 20 negara datang dengan latar belakang beragam, yang sebagian besar merupakan para penentu kebijakan, pelaku industri, akademisi dan para stakeholders terkait dalam bidang pariwisata khususnya ekowisata.

Berdasarkan data Kemenpar RI, sampai saat ini tamu Korea Selatan ke Indonesia mencapai 350 ribu orang. Dari jumlah itu, Lombok yang berada di NTB menjadi salah satu tempat favorit wisatawan Korea, selain Bali. Wisatawan Korea paling banyak ke Bali, kemudian Lombok, Jakarta, dan Kepulauan Riau.

Sementara itu, Direktur Promosi Asia Pasifik, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI Vinsensius Jemadu, menyebutkan ada tiga alasan yang melatarbelakangi wisatawan asal Korea memilih Pulau Lombok, NTB menjadi tempat berlibur favorit di Indonesia. Tiga alasan itu adalah keindahan alam, budaya, dan Lombok dikenal setelah muncul di serial TV asal Korea.fahrul

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Kenalkan Sembalun Destinasi Dunia Melalui SHF 2017

MATARAM, DS – Pemprov NTB menghelat Sembalun Hortikultura Festival (SHF) tahun  2017 pada Sabtu (16/9). Kegiatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *