Sabtu , 16 Desember 2017
Home / Pariwisata / TGB Minta Kadis Pariwisata Hentikan Proyek Pembangunan Dermaga Pantai Pink
Gubernur (kiri) didampingi Sekretaris Fraksi PPP DPRD NTB Nurdin Ranggabarani MH mengangkat salah satu poster pahlawan nasional NTB, Almagfurullah TGKH. Muhamad Zainuddin Abdul Madjid

TGB Minta Kadis Pariwisata Hentikan Proyek Pembangunan Dermaga Pantai Pink

MATARAM, DS  – Pembangunan dermaga di Pantai Pink, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur yang kini terus berpolemik, dipastikan bakal dihentikan. Gubernur Dr. TGH. Muhamad Zainul Majdi mengaku telah memerintahkan Kepala Dinas Pariwisata H.Lalu Moh Faozal MSi agar menghentikan pembangunan dermaga di salah satu distinasi unggulan pariwisata di Lotim tersebut.

“Sudah saya minta Kepala Dinas untuk dibatalkan pembangunannya,” ujar Gubernur menjawab wartawan usai menghadiri sidang paripurna istimewa DPRD NTB dalam rangka peringatan HUT ke 59 NTB, Jumat (15/12).

TGB mengatakan, dirinya sudah langsung datang mengecek secara langsung terkait adanya penolakan oleh masyarakat atas pembangunan proyek tersebut.  Menurutnya, jika merujuk posisi pembangunanya, maka proyek yang dianggarkan oleh SKPD terkait tersebut sangat merusak keindahan pantai.

Oleh karena itu, tanpa pikir panjang. Maka, ia telah memerintahkan agar pembangunan dermaga di Pantai Pink dihentikan.”Pokoknya, sudah saya minta agar tidak boleh ada lagi pembangunan disitu (Pantai Pink),” tegas TGB.

Ia mengaku, jika seandainya ingin melanjutkan pembangunan dermaga itu. Maka, posisi yang tepat tidak lagi di bentang pantai, melainkan di sudut pantai dan tidak merusak keindahan pantainya.

Sementara itu, terkait penghentian pembangunan dermaga di Pantai Pink juga akan berlaku pada pembangunan proyek di Pantai Selong Belanak, Lombok Tengah, menyusul penolakan warga terkait keberadaan dermaga di tempat itu.

TGB menegaskan, pembangunan dermaga di Selong Belanak posisinya tidak berada di tengah – tengah, seperti halnya di Pantai Pink. Namun, meski demikian dirinya berjanji akan melihat seperti apa dulu yang terjadi di Selong Belanak. Baru bisa memutuskan.

Sebab, kata Gubernur, kekayaan dan keindahan destinasi yang ada saat ini tidak boleh rusak oleh upaya pengembangan manusia. Meskipun, adanya intervensi yang dilakukan manusia tidak mengurangi keindahan destinasi yang ada.

“Makanya, kalau pun ada yang dinilai tidak pas akan kita direvisi lagi,” kata dia.

Terkait sangsi kepada Kepala Dinas Pariwisata NTB atas banyak persoalan yang dilakukan karena kelalainnya itu. TGB mengaku tidak sampai pada taraf untuk memberhentikannya dari jabatannya.

Sebab, adanya masalah merupakan bagian kecil dari seluruh upaya yang sudah dilakukan Dinas Pariwisata NTB terhadap kamajuan pariwisata NTB saat ini. “Kita tidak melihat satu sisi kinerja seseorang lantas memberikan teguran. Kalau pun ada saya memberikan teguran tidak lantas saya sampaikan ke orang atau media. Karena upaya yang sudah dilakukan Dinas Pariwisata beserta semua pihak yang terlibat dalam pengembangan pariwisata daerah ini sudah luar biasa,” tandas Zainul Majdi.fahrul

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

KEK Mandalika Diresmikan Jokowi

LOMBOK TENGAH, DS –  Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah, resmi dioperasionalkan Presiden Joko …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *