Minggu , 30 September 2018
Home / Pariwisata / NTB Mulai Benahi Gunung Tambora jadi Cagar Biosfer
Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah (kiri) didampingi Asisten Deputi Pemberdayaan Kawasan Strategis dan Khusus Kemenko PMK Wijanarko Setiawan

NTB Mulai Benahi Gunung Tambora jadi Cagar Biosfer

MATARAM, DS– Provinsi NTB memiliki dua gunung aktif, yakni Gunung Rinjani di Pulau Lombok, serta Gunung Tambora di wilayah Pulau Sumbawa. Meski demikian, sayangnya, wisatawan hanya mengenal keberadaan Gunung Rinjani.

Padahal, kawasan Gunung Tambora justru, memiliki eksotismenya tidak kalah. Bahkan, meletusnya Gunung Tambora telah menjadi legenda yang mendunia. “Sehingga, adanya potensi yang dimiliki, maka seharusnya Gunung Tambora sangat layak dan potensial diusulkan sebagai Cagar Biosfer,” ujar Asisten Deputi Pemberdayaan Kawasan Strategis dan Khusus, Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Wijanarko Setiawan, Jumat (28/9) kemarin.

Menurut dia, hal paling mendasar dalam upaya mewujudkan Tambora menjadi cagar biosfer adalah dalam rangka membantu dan mendorong perwujudan kesejahteraan masyarakat, dengan seluruh potensi yang dimiliki.

Untuk itu, pihaknya akan terus berkomitmen memperjuangkannya, sehingga ada label biosfer bagi pengembangan kawasan Tambora. “Ini penting, agar Gunung Tambora nantinya bisa semakin dikenal dan semakin banyak dikunjungi wisatawan,” kata Wijanarko .

Sementara itu, Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, mengaku, jika pengembangan kawasan Tambora sebagai cagar biosfer sangatlah menarik. Mengingat,  pesona Tambora, diakuinya sangat luar biasa. Namun, kata dia, justru pengelolaannya sangat miris.

Menurut Gubernur, saat ini, sarana prasarana di Gunung Tambora, belum memadai.  Oleh karena itu, ia optimis  jika pengelolaan Tambora bisa dilakukan secara serius, dalam waktu yang tidak terlalu lama, Tambora bisa menyusul Rinjani.

Syaratnya, lanjut Gubernur, pengembangan dan pengelolaan potensi kekayaan alam yang dimiliki harus mampu memberikan kemanfaatan secara ekonomi bagi masyarakat, terutama masyarakat di sekitar kawasan tersebut.

“Jika itu bisa dilakukan, dengan pola cagar biosfer. Maka, Gunung Tambora akan bisa menjadi kebanggaan dunia,” tandas Zulkieflimansyah. RUL.

 

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Gubernur NTB : Jangan Takut Berlibur ke Lombok Tiga Gili Siap Dibuka Pascagempa

MATARAM,DS-Pemerintah menyatakan sektor pariwisata di NTB mulai bergeliat kembali pascagempa beruntun yang melanda sejumlah wilayah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *