Minggu , 24 September 2017
Home / Pariwisata / Kegiatan di Pelabuhan Lembar dan BIL Masih Normal
Aktifitas penumpang di Bandara Internasional Lombok masih terpantau normal pascapenetapan status Siaga Level III di Gunung Agung, Kabupaten Karangasem, provinsi Bali oleh PVMBG Badan Geologi

Kegiatan di Pelabuhan Lembar dan BIL Masih Normal

MATARAM, DS – Aktifitas bongkar muat penumpang di dua pintu keluar Pulau Lombok, yakni Pelabuhan Lembar, Lombok Barat dan Bandara Internasional Lombok (BIL), pascapenetapan status Siaga (Level III) Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, provinsi Bali oleh PVMBG Badan Geologi, terpantau masih berjalan normal.

Humas PT ASDP Cabang Lembar, Deny N Putra mengatakan, jalur penyeberangan Lembar-Padangbai masih dalam kondisi normal, dan belum adanya lonjakan penumpang, baik domestik maupun mancanegara.

Meski demikian, pihaknya tetap harus melakukan kewaspadaan. “Prinsip antisipasi dan kewaspadaan sedari dini jika erupsi Gunung Agung akan terus kita lakukan, karena bisa mengganggu aktivitas penyeberangan Pulau Lombok dan Bali,” ungkapnya menjawab wartawan, Selasa (19/9).

Deni mengaku, pada hari ini, akan ada rapat koordinasi di Bali mengenai langkah-langkah strategis yang mesti ditempuh jika erupsi Gunung Agung sampai berdampak pada penyeberangan.

Kondisi serupa juga terjadi Bandara Internasional Lombok. Humas Bandara Internasional Lombok Putri Muslimah mengatakan, belum ada dampak  yang ditimbulkan dari kondisi Gunung Agung terhadap aktivitas penerbangan di bandara terbesar di NTB tersebut.

“Saat ini belum ada dampak, operasional (bandara) masih tetap berjalan lancar dan masih berjalan normal,” kata Putri.

Sementara itu, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan upaya antisipasi menghadapi erupsi Gunung Agung terus dilakukan oleh BNPB, BPBD dan berbagai pihak pascapenetapan status Siaga (Level III) Gunung Agung di Kabupaten Karangasem Kabupaten Bali oleh PVMBG Badan Geologi sejak Senin (18/9) pukul 21.00 Wita,

“Saat ini, kegempaan Gunung Agung masih berlangsung. Pos Pengamatan Gunungapi Agung melaporkan pagi ini terjadi 108 gempa vulkanik dangkal dengan durasi 10-30 detik, dan gempa tektonik lokal sebanyak 3 kali dengan durasi 30-35 detik. Secara visual terlihat jelas dan tidak ada asap keluar dari kawah,” kata Sutopo.

Berdasarkan laporan dari PVMBG dan pantuan visual dari Pos Pengamatan Gunungapi Agung, belum terjadi hujan abu. Gunung Agung belum meletus dan tidak mengeluarkan hujan abu.

“Kemarin terjadi gempa 2,8 SR kedalaman 10 km dengan pusat gempa di sekitar Gunung Agung. Masyarakat merasakan guncangan gempa dengan intensitas ringan,” ujar Sutopo. fahrul

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

DEKRANASDA NTB KAMPANYEKAN SEMANGAT BERWIRAUSAHA

JAKARTA,DS-Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (DEKRANASDA) Provinsi NTB, Hj. Erica Zainul Majdi hadir di Kantor …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *