Kamis , 8 Maret 2018
Home / Pariwisata / INVESTOR KOREA JATUH HATI DENGAN NTB
Gubernur NTB menyambut kedatangan salah seorang investor dari Korea Selatan

INVESTOR KOREA JATUH HATI DENGAN NTB

MATARAM,DS-Kunjungan kerja Gubernur NTB menyusul undangan selaku narasumber pada pertemuan tahunan International Green Island Forum (IGIF) tahun 2015 dan 2017 di Korea Selatan membuahkan hasil. Berbagai program kerjasama, kegiatan investasi dan kepariwisataan mulai terealisasi.

Pada hari Selasa (6/3) misalnya, diresmikan fasilitas wisata alam di Kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Tunak di Desa Mertak, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Peresmian yang dihadiri Dirjen Hubungan Luar Negeri Korea Forest Service (KFS ), Ko Ki Yeon, tersebut merupakan kerjasama Pemerintah RI dan Korea Selatan melalui mekanisme hibah langsung barang dan jasa dari KFS kepada Kementerian LHK.

Pada hari yang sama bertempat di ruang kerja Gubernur NTB ditandatangani Pernyataan Kehendak (Letter of Intent – LoI) antara Gubernur NTB dan CEO Korea Environment Corporation (K-ECO, BUMN Kementerian Lingkungan Republik Korea), Mr. Byung Seong Chun.

Dr. Hosang Kang, Research Professor of Seoul National University sekaligus Senior Adviser K-ECO Project, menguraikan maksud ditandatanganinya pernyataan kehendak bersama (LoI) ini antara lain pertukaran informasi dan teknologi pengembangan energi baru terbarukan (renewable energy), implementasi pengembangan potensi cadangan karbon sesuai Paris Agreement dan lain-lain.
Penanda tanganan LoI ini akan ditindaklanjuti dengan MoU pada saat kedatangan delegasi K-ECO ke NTB.

Sementara itu pada Rabu (7/3/2018), investor Korea Selatan lainnya, Kim Chang Gon, Wakil Dirut dan Jung Tae Bong selaku Senior Managet KODECO ENERGY didampingi Andi Hadianto (Dirut PT DMB) mengunjungi kantor DPMPTSP untuk konsultasi terkait potensi dan perizinan yang diperlukan dalam berinvestasi.Dalam waktu dekat, tanggal 10 Maret 2018 akan datang juga tim investasi dari Korea Selatan yang berminat investasi di Lombok Utara.

Gili Trawangan menjadi sangat terkenal di Korea setelah salah satu TV Swasta Korea menayangkan film drama yang lokasi syutingnya di Gili Trawangan. Minat wisatawan Korea berkunjung ke Lombok cukup tinggi terlebih dengan adanya carter flight dari Incheon ke BIL (LIA) tahun 2017 lalu. Di kawasan KEK Mandalika pun sudah ada investor Korea yang dalam tahun 2018 ini memulai konstruksi pembangunan hotelnya.hm

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Menkeu Sri Sebut Annual Meeting IMF-World Bank 2018 di Bali akan Berdampak ke Lombok

MATARAM, DS – Penyelenggaraan Annual Meeting IMF-World Bank 2018 di Provinsi Bali bisa memberikan dampak …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *