Rabu , 3 Oktober 2018
Home / Pariwisata / Gempa Lombok Picu Penurunan Wisman di Agustus 
Turis asing di BIL. Foto Adji K.

Gempa Lombok Picu Penurunan Wisman di Agustus 

MATARAM, DS – Bencana gempa bumi yang terjadi di Pulau Lombok pada akhir Juli dan Agustus 2018 menyebabkan penurunan jumlah kunjungan wisatawan mancanegera (wisman) mengalami signifikan.

Tercatat, jumlah kunjungan wisman pada Agustus turun mencapai 1,93 persen dibandingkan kunjungan bulan sebelumnya, yakni 1,54 juta kunjungan pada Juli dan 1,51 juta kunjungan pada Agustus 2018.

“Penurunan wisman terbesarnya terjadi di Bandara Internasional Lombok (BIL) sebesar 69,18 persen. Kita tahu, bulan itu terjadi bencana gempa di Lombok. Jadi, memang secara month to month-nya (secara bulanan) mengalami penurunan signifikan,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto dalam rilis yang diterima wartawan, Selasa (2/10).

Ia mengatakan, bencana gempa di Pulau Lombok yang terjadi sejak akhir Juli dan berlanjut pada Agustus lalu, menyebabkan Faktor penyebab turunnya jumlah kunjungan wisman secara umumnya.

Menurut Suhariyanto, penurunan kunjungan wisman terbesar kedua setelah Lombok adalah di Bandara Internasional Ngurah Rai, Provinsi Bali mencapai 8,37 persen. Meski demikian, terdapat wilayah yang mengalami peningkatan kunjungan wismannya.

Salah satunya, kata dia, terjadi di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II di Palembang mencapai kenaikan penumpang sebesar 90,97 persen dibanding bulan sebelumnya.

“Peningkatan di Palembang karena ada event Asian Games. Kalau dari jumlah tidak besar, hanya 2.263 orang, tetapi persentase kenaikannya 90,97 persen,” jelas Suhariyanto.

Meski jumlah kunjungan wisman lebih rendah dari bulan sebelumnya, jika dilihat dari periode yang sama tahun lalu (year on year), justru lebih tinggi. Kenaikan kunjungan wisman Agustus lebih tinggi 8,44 persen dibanding kunjungan wisman Agustus 2017 silam, di mana peningkatannya dari 1,39 juta kunjungan jadi 1,51 juta kunjungan.

Secara kumulatif, dari Januari hingga Agustus 2018, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 10,58 juta kunjungan atau naik 12,30 persen dibandingkan jumlah kunjungan wisman periode yang sama tahun lalu sebesar 9,42 juta kunjungan.

Sementara untuk Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Indonesia per Agustus 2018 rata-rata 60,01 persen atau naik 2,01 poin dibandingkan TPK Agustus 2017 sebesar 58,00 persen. Jika dibandingkan TPK Juli 2018, pada Agustus 2018 mengalami kenaikan 0,71 poin.

Dalam hal rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel klasifikasi bintang selama Agustus 2018 tercatat sebesar 1,94 hari. “Tapi, capaian ini turun 0,03 poin jika dibandingkan kondisi Agustus 2017 lalu,” tandas Suhariyanto. RUL.

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Menhan Anugrahi TGB Dharma Pertahanan di Sail Samota 2018

MATARAM, DS – Pelaksanaan Sail Moyo Tambora (Samota) 2018 dirasa spesial tahun ini. Pasalnya, Gubernur …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *