Minggu , 6 Agustus 2017
Home / Pariwisata / Agustus 2017, Pembangunan Fisik Wahana Wisata Labuhan Haji
SUPRIADI, SE., MM., KABID DESTINASI DISPAR LOTIM

Agustus 2017, Pembangunan Fisik Wahana Wisata Labuhan Haji

SELONG,DS-Wahana wisata di Labuhan Haji merupakan salah satu terobosan strategis dalam pemanfaatan potensi kawasan SDA pantai di Lombok Timur (Lotim). Tempat ini kedepan akan menjadi sentra perhatian dan kunjungan para wisatawan lokal, nusantara maupun mancanegara.

Dirancang dengan penataan menarik dan reperesentatif, mulai dari tempat bermain anak-anak, tempat selfie,  waterpark dan lainnya yang akan memanjakan para pengunjung, kawasan ini juga dilengkapi dengan lapak-lapak dan kios yang menawarkan produk hasil karya masyarakat Lotim.

Pendirian wahana wisata ini akan memberi peluang luas bagi masyarakat untuk lebih kreatif dalam melakukan promosi pengenalan aneka produk karya warga masyarakat. Dengan demikian,  geliat pemasaran beberapa produk lokal yang dibayangi kelesuan karena kurangnya sarana-prasarana dan akses pendukung dalam penjualan produk menemukan solusinya.

Kabid Destinasi Dispar Lotim, Supriadi, SE., MM., Rabu (26/7/17), mengemukakan wahana wisata akan membuka jalan yang lebih luas dalam memperomosikan aneka produk karya masyarakat Lotim. Menurutnya, sudah banyak investor yang tertarik untuk mengembangkan investasinya di Lotim.

Pembangunannya sendiri dimulai Agustus dan diperkirakan rampung tahun 2018 mendatang. “Insya Allah bulan Agustus 2017 ini mulai kegiatan pembangunan fisik dan pertengahan hingga September 2018 rampung diselesaikan,” terangnya.

Selain itu pengembangan destinasi wisata di tempat lain juga mendapat perhatian seperti rumah adat Limbungan di Desa Perigi, Pantai Ketapang di Pringgabaya, Kata dia, total dana untuk pembangunan Pariwisata di Lotim untuk anggaran tahun 2017 Rp 14 miliar. “Sedangkan khusus untuk pembangunan wahana wisata di Labuhan Haji adalah kurang lebih Rp 9 miliar,” tandasnya.

Menurut, Kabid Pengembangan Kapasitas Dispar Lotim, Ahyak Mudin, SE.,  pembangunan destinasi diiringi dengan pengembangan kapasitas sumber daya.  Sekira 33 destinasi wisata di Lotim (ekowisata, wisata bahari, wisata budaya, wisata religi, wisata adat, wisata alam pegunungan, agro wisata dan wisata lainnya) sudah dibarengi dengan pembinaan terhadap keberadaannya seperti Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) di masing-masing wilayah destinasi wisata. Hal yang sangat penting terkait dengan bahasa dan  manajemen pengelolaan.

“Untuk pengembangan wisata di Lotim kita iringi juga dengan upaya peningkatan kapasitas sumberdaya manusia (SDM) berupa pelatihan dan pembinaan terhadap Pokdarwis dan pelaku wisata lainnya,” kata Ahyak Mudin

Sebelumnya, H.Hadi Fathurrahman, M.Ap., Camat Aikmel menyampaikan bahwa, potensi wilayah kerjanya sangat prospektif untuk dikembangkan ke depan. Kata dia, dari 24 desa di Kecamatan Aikmel, terdapat potensi yang beragam mulai dari kuliner, budaya, dan lingkungan. Semua potesi itu akan ditata sedemikian rupa sehingga potensi dari masing-masing wilayah dapat dinikmati hasilnya oleh masing-masing warga setempat.

“Kami berkeinginan ke depan di wilayah Kecamatan Aikmel tampil dengan performance One Village One Produck,” cetus Hadi Fathurrahman (Kusmiardi)

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

PELESIR KE GILI LAMPU Pengunjung Hingga Mencapai 4000 orang

  SELONG,DS-Salah satu destinasi wisata di Lombok Timur (Lotim) adalah Gili Lampu, yang berlokasi di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *