Kamis , 9 Agustus 2018
Home / Kesehatan / Turunkan 1000 Tim Baguna PDIP NTB Salurkan Bantuan ke Korban Gempa di KLU
Tim Baguna DPD PDIP NTB saat membagikan bantuan pada para korban terdampak gempa di KLU di wilayah Dusun Karang Nangka, di Desa Sokong, Kecamatan Tanjung, KLU

Turunkan 1000 Tim Baguna PDIP NTB Salurkan Bantuan ke Korban Gempa di KLU

MATARAM, DS- Sebanyak 1000 orang relawan yang tergabung dalam Tim Tanggap Darurat  Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) dikerahkan DPD PDIP NTB di wilayah terdampak gempa terparah di KLU sejak Selasa (7/8).  Kendati banyak diantara para relawan yang rumahnya rusak parah diterjang  gempa berkekuatan 7 SR yang terjadi Minggu (5/8) pukul 19.46 WITA, kepedulian dan komitmen untuk keterpanggilan membantu saudara yang tertimpa musibah tetap harus dikedepankan.

”Bagi kader PDIP, semangat gotong royong dan kesetiakawanan sosial yang tertanam sangat memotivasi mereka untuk tetap bersama rakyat. Padahal, banyak kader kita yang ikut di Tim Baguna itu rumah hancur dan rusak akibat gempa,” ujar Ketua DPD PDIP NTB H. Rachmat Hidayat menjawab wartawan, Rabu (8/8).

Ia mengatakan, ribuan relawan itu difokuskan bekerja ke Dusun Karang Nangka, di Desa Sokong, Kecamatan Tanjung, KLU. Selain itu, untuk menopang kerja relawan di wilayah terparah terdampak gempa di KLU, pihaknya juga menerjunkan sebanyak tiga unit mobil ambulance.

Mobil ambulance ini juga telah menyasar di Sembalun, Lombok Timur untuk menangani keadaan darurat.

Menurut Rahmat, pihaknya  akan mengerahkan semua kekuatan kader untuk bahu membahu menyalurkan bantuan partai guna memulihkan warga korban gempa. ”Dalam waktu dekat bantuan tenda , terpal , makanan bayi juga akan segera tiba ke KLU,” kata dia.

Rahmat menjelaskan, dapur umum Baguna untuk korban gempa KLU dipusatkan di kantor DPD PDI Perjuangan, jalan Lingkar Selatan Kota Mataram. “Teknisnya, kita akan membantu menyalurkan makanan untuk korban gempa sehari tiga kali disemua titik rata-rata 1000 bungkus,” ungkapnya.

“Baguna akan masak sehari tiga kali untuk disalurkan utamanya di KLU,” tambahnya.

Butuh Listrik dan Air

Sementara itu, Ketua DPC PDIP KLU, Raden Nuna Abriadi mengakui saat ini yang mendesak dilakukan Pemda KLU yakni, memulihkan listrik dan air bersih dari PDAM.

Menurut anggota DPRD NTB itu, lantaran ketiadaan air umumnya para pengungsi hanya bisa mandi di sungai yang juga dijadikan tempat buang hajat. Selain itu dibutuhkan penyaluran obat-obatan, pampers untuk bayi, dan pembaut wanita.

“Selama ini, KLU gelap gulita,” tandas Nuna Abriadi. Terpantau, di Dusun  Karang Nangka, Desa Sokong, KLU sendiri baru ada sekitar 24 tenda yang masing-masing diisi 8 KK atau 40 orang. Sehingga, tiap tenda para pengungsi harus tinggal berdesakan. RUL.fm

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Warga Panorama Alam Lobar Pilih Bertahan di Tenda Pengungsian

LOBAR, DS – Gempa susulan terpantau terus terjadi di Pulau Lombok hingga  pada Selasa (7/8) …

No comments

  1. Your comment is awaiting moderation.

    This info is worth everyone’s attention. When can I find out more? //bitzerland.org/doku.php?id=weight_t_aining_outine:ba_bell_squat_co_ect_fo_m

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *