Senin , 20 November 2017
Home / Kesehatan / Korban Tewas jadi 2 Orang akibat Banjir Bandang
Bupati Ali terjun meninjau areal banir

Korban Tewas jadi 2 Orang akibat Banjir Bandang

LOTIM, DS – Korban banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Lombok Timur (Lotim), dipastikan bertambah menjadi satu orang. Itu menyusul, satu orang warga yang dilaporkan hanyut terbawa banjir saat insiden meluapnya dua buah embung di bawah bendungan Pandan Dure, Kecamatan Sakra, Lombok Timur, akibat tidak bisa menampung debit air hujan pada Sabtu malam (18/11) lalu. Rozi Gozali (16), korban tersebut, telah ditemukan pada Minggu sore (19/11).

“Rozi Gozali ditemukan meninggal dunia terhanyut terbawa arus air banjir. Sehingga, jumlah korban yang tewas kini menjadi dua orang akibat banjir bandang di Lotim,” ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam siaran tertulisnya yang diterima wartawan, Senin (20/11).

Sebelumnya satu korban tewas bernama Wasila Cantika (9), warga Desa Sepit, Kecamatan Keruak, Lotim. “Bocah itu tewas tertimpa reruntuhan tembok rumah, akibat air embung di Dam Pandan Dure tidak mampu menahan debit air hujan yang intensitasnya tinggai, sehingga meluap dan menggerus rumah warga,” kata Hubungan Masyarakat (Humas) Badan Search and Rescue (Basarnas) Kantor SAR Mataram, I Gusti Lanang Wiswananda.

Sutopo mengatakan penyebab banjir bandang ialah hujan deras yang kemudian membuat dua embung di bagian bawah Bendungan Pandan Dure meluap. Selain itu, buruknya drainase dan kerusakan ekosistem sungai menambah faktor pemicu banjir bandang.

“Banjir bandang menerjang permukiman dan lahan pertanian di daerah Lombok Timur. Banjir bandang menerjang 15 desa di 4 kecamatan di Kabupaten di Lotim,” ungkapnya.

Menurutnya, selain korban jiwa, banjir bandang juga menghancurkan rumah-rumah yang terdampak. Dimana, sebanyak 367 rumah rusak, masing-masing sebanyak125 rumah rusak berat, 223 rumah rusak sedang, 19 rumah rusak ringan, 14 jembatan rusak, dan 1 masjid rusak.

“Banjir juga menyebabkan 643 KK atau lebih dari 2.280 jiwa terdampak langsung dari banjir bandang. Dua korban meninggal dunia adalah Wasila Cantika (9) akibat tertimpa bangunan roboh dan Rozi Gozali (16) akibat hanyut terbawa banjir. Kedua korban meninggal telah ditemukan oleh petugas SAR,” imbuhnya.

Diterangkan Sutopo, ada empat kecamatan di Kabupaten Lombok Timur, yakni Kecamatan Keruak, Kecamatan Jerowaru, Kecamatan Sakra dan Kecamatan Sakra Barat yang terdampak banjir bandang. Daerah yang paling parah terdampak banjir ialah Kecamatan Keruak yang meliputi 10 desa, yaitu Desa Setungkep Lingsar, Selebung Ketangge, Ketapang Raya, Ketangge Jeraeng, Batu Putik, Sepit, Senyiur, Mendana Raya, Batu Rampes, dan Bintang Oros.

Dampak banjir bandang di Desa Sepit Kecamatan Keruak mengakibatkan 15 rumah rusak berat, 65 rumah rusak sedang, 15 rumah rusak ringan, dan 4 jembatan rusak. Sedangkan di Desa Senyiur, banjir bandang merusak 47 rumah rusak berat, 25 rumah rusak sedang, dan 2 jembatan rusak.

“Area yang terdampak banjir bandang cukup luas dan menyebar. Luapan air dan lumpur menggenangi akses jalan. Sebagian banjir bandang sudah surut. Hujan masih sering turun di lokasi banjir,” jelas Sutopo.

Beberapa warga di desa-desa yang terkena banjir ada yang mengungsi ke rumah tetangga mereka yang mempunyai dua lantai. Beberapa warga ada yang dievakuasi ke Gedung Serba Guna, seperti di Kecamatan Keruak. Selain itu, Sutopo menyebut beberapa akses jalan yang menghubungkan satu desa ke desa lain ditutup lantaran genangan air. Beberapa jembatan di desa di Lombok Timur terkikis sehingga tak dapat dilalui.

“Kondisi listrik padam dan jalan belum bisa dilalui sehingga menyulitkan untuk melakukan pendataan secara maksimal,” sebut Sutopo.

BPBD Lombok Timur bersama Polres Lotim, Brimob Sub Den B, Kodim 1615, Satpol PP, SAR, dan relawan, sebut Sutopo, telah mengevakuasi warga beserta hartanya ke tempat yang lebih aman. Bantuan didistribusikan kepada masyarakat yang terdampak banjir.

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

HUT RSUD NTB ke-48, Sekda Minta Dokter dan Perawat Banyak Senyum

MATARAM, DS – Peringatan hari ulang tahun (HUT) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi NTB ke-48 rada …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *