Senin , 20 November 2017
Home / Kesehatan / Bupati Lotim Tetapkan Tanggap Darurat Bencana Banjir Bandang 7 Hari
Bupati Ali BD ketika meninjau banjir yang terjadi di wilayahnya

Bupati Lotim Tetapkan Tanggap Darurat Bencana Banjir Bandang 7 Hari

LOTIM, DS – Bupati Lombok Timur (Lotim) H. Ali Bin Dachlan menetapkan masa tanggap darurat banjir bandang di wilayahnya selama tujuh hari. Penetapan tanggap darurat dilakukan orang nomor satu di Gumi Patuh Karya dengan menunjuk Kepala BPBD Lotim selaku komandan tanggap daruratnya.

Sedangkan, Posko tanggap darurat di pusatkan di Kantor Camat Keruak, Lombok Timur.  “Masa tanggap darurat dimulai pada Sabtu (18/11) hingga Jumat (24/11),”  ujar Ali BD dalam siaran tertulisnya yang diterima wartawan, Senin (20/11).

Bupati mengaku jika dirinya bersama Wabup Haerul Warisan telah langsung meninjau lokasi banjir pasca insiden banjir bandang pada Sabtu (18/11) malam sekitar pukul 19.30.  Menurutnya, saat ini kebutuhan mendesak yang diperlukan masyarakat di empat kecamatan yang terdampak banjir bandang diantaranya makanan, air bersih, selimut, tenda dan terpal.

“Sampai hari ini, saya terus pantau situasi. Dan memastikan kebutuhan bagi pengungsi terdistribusi pada mereka yang membutuhkan,” kata Bupati Ali.

Diketahui, banjir bandang yang terjadi di Lotim pada Sabtu (18/11) lalu, telah merendam ratusan rumah warga dan menewaskan dua warga. Hingga kini, jembatan dan jalan di Desa Senange belum bisa dilewati karena masih terendam air dan terhalang tumpukan batang bambu berikut akar-akarnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, menyebutkan, aspal jalan juga terkelupas dan sisi jalan ambrol. Kondisi listrik padam dan jalan belum bisa dilalui sehingga menyulitkan untuk melakukan pendataan secara maksimal.

BPBD Lombok Timur bersama Polres Lotim, Brimob Sub Den B, Kodim 1615, Satpol PP, SAR, dan relawan melakukan evakuasi terhadap masyarakat maupun barang-barang milik warga ke tempat yang lebih aman. Bantuan didistribusikan kepada masyarakat yang terdampak banjir.

Banjir di Loteng

Sementara itu, banjir juga terjadi di puluhan desa di Kecamatan Janapria dan Kecamatan Praya Timur di Kabupaten Lombok Tengah NTB pada Sabtu (18/11) pukul 20.30 Wita, Hujan lebat yang berlangsung sejak Sabtu sore menyebabkan bendungan Melat di Desa Janapria, Bendungan Seputaran, Embung Jongkok di Desa Beleke, Kali Kerepas Desa Beleke meluap bersamaan sehingga merendam permukiman dan persawahan. Sebanyak 1.141 KK terdampak langsung banjir di Kecamatan Praya Timur.fahrul

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

PERLU EDUKASI MASYARAKAT UNTUK MENANGKAL IKLAN OBAT & SUPLEMEN ABAL-ABAL

MATARAM,DS-Kita perlu mengedukasi masyarakat atas pengetahuan tentang obat dan pengobatan yang baik serta memberikan akses …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *