Rabu , 13 Juni 2018
Home / Hukum / TGB : Menghilangkan Diri Bukan Tabiat Dokter Mawardi
Gubernur NTB saat melakukan sidak ke RSUP NTB yang diterima sang Dirut Dr. Mawardi Hamri beberapa waktu lalu

TGB : Menghilangkan Diri Bukan Tabiat Dokter Mawardi

MATARAM, DS – Gubernur Dr. TGH. Muhamad Zainul Majdi mengatakan, tidak akan memercayai rumors, apalagi spekulasi yang kini beredar guna menyebutkan jika mantan Direktur Rumah Sakit UmumProvinsi, Dr. Mawardi Hamry menghilangkan diri sejak dikabarkan hilang pada 23 Maret tahun 2016 lalu.

Oleh karena itu, TGB tetap meminta agar aparat kepolisian tetap melakukan upaya sisitematis dan tidak kendor dalam mengungkap dimana keberdaan salah satu pejabat kesayangannya itu.

“Mustahil Pak Doktor Mawardi menghilangkan diri sendiri. Itu bukan tabiat yang saya kenal Pak Mawardi selama ini. Jadi sengaja hilang menurut saya itu mustahil. Bagi saya ya, apa kira-kira sebabnya, saya terus terang tidak berani berspekulasi,” ujar Gubernur menjawab wartawan, Sabtu (9/6).

TGB menegaskan, hingga kini, dirinya masih terpukul atas hilangnya salah satu pentolan di ormas Nahdatul Wathan (NW) yang ia pimpin itu.  Apalagi, Mawadi dikenalnya sosok yang biasa bergaul, suka ketawa-ketawa, dan supel pada siapapun.

“Di antara semua yang hadir di sini, mungkin saya yang paling dulu kenal. Beliau (Mawardi) adalah pejuang yang tidak pernah bicara banyak, tetapi bekerja saja. Saya secara pribadi muapun sebagai gubernur sudah menyampaikan berulang kali pada teman-teman kepolisian untuk terus mencari,” kata Gubernur.

Menurut TGB, sesuai informasi dari pihak Kepolisian, bahwa pencarian terhadap mantan Dirut RSUP NTB telah dilakukan dengan sangat optimal oleh semua perangkat kepolisian mengunakan teknologi terbaik dengan metode ilmiah untuk mencari keberadaan sang dokter. Namun, sayangnya,tetap belum menemukan titik terang.

Ia menjelaskan, jika yang paling sulit bagi kepolisian adalah ketika seseorang itu menghilangkan diri atas kemauan dirinya sendiri. Namun, ia tidak percaya Mawardi menghilangkan diri. Apalagi, yang bersangkutan selama ini tidak bermasalah dengan hukum atau tidak melakukan kejahatan apa pun.

Terkait persoalan menyangkut adanya masalah proyek pembangunan di RSUP. Menurut TGB, ia telah meminta lembaga independen yang diatur dalam UU, yakni BPK dan BPKP melakukan audit dan pemeriksaan. Belakangan, kepolisian dan kejaksaan juga diminta melakukan pemeriksaan atas adanya dugaan permainan pada pelaksanaan tender dan pemenangnya, nampaknya tidak terbukti.

“Persoalan proyek pembangunan yang diduga bermasalah di RSUP NTB, bisa saya pastikan tidak ada. Sekali lagi, semua intansi penegak hukum yang kita telah minta melakukan audit hingga pemeriksaan lapangan juga memastikan tidak ada masalah di RSUP NTB. Untuk itu, sebaiknya mari kita berdoa biar ada kejelasan pada Allh SWT, agar Pak Mawardi masih hidup dan bisa diketemukan,” tandas Zainul Majdi. RUL.

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Ketua DPRD Minta Masyarakat NTB Tenang, TGB Sebut Teror Bom Menyakiti Umat Islam

MATARAM, DS – Setelah ledakan bom di beberapa gereja di Surabaya, provinsi Jawa Rimur (Jatim) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *