Minggu , 25 November 2018
Home / Hukum / Penyidik Periksa Nuril 9 Jam
Baiq Nuril Maknun saat bersama anak ditemani Koordinator LPA Mataram Nyanyu Ernawati menunjukkan surat yang dibuat anaknya di kediamannya di Perumahan BLHP Telagawaru

Penyidik Periksa Nuril 9 Jam

MATARAM, DS – Penyidik Polda NTB mulai memeriksa Baiq Nuril Maknun selaku pelapor dugaan pelecehan seksual yang telah diterimanya oleh atasannya pada Jumat (23/11). Tak tanggung-tangung, sebanyak 53 pertanyaan diajukan penyidik pada pemeriksaan yang berlangsung lebih dari 9 jam

“Iya benar, bu Nuril diperiksa tim penyidik mulai pukul 14.00 WITA dan selesai sekitar pukul 23.00 WITA,” ujar salah satu penasihat hukum Nuril, Yan Mangandar Putra, menjawab wartawan, Sabtu (24/11) .

Yan mengaku, pada pemeriksaan kali ini, penyidik lebih mendalami lagi terkait dugaan pelecehan oleh atasannya.
Menurut dia, Baiq Nuril selama pemeriksaan berlangsung didampingi oleh tim kuasa hukum dan tim dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

“Yang pasti, bu Nuril diperiksa sebagai pelapor,” ucap Yan.

Ia menjelaskan, penyidik Polda NTB juga telah memeriksa dua orang saksi yang merupakan rekan kerja Nuril saat masih bekerja di SMAN 7 Mataram.

“Semua pihak yang terlibat pada laporan yang diadukan oleh ibu Nuril, akan diminta keterangannya,” jelas Yan Mangandar.

“Kalau H Muslim sebagai terlapor yang juga mantan atasan Nuril, rencananya sesuai informasi yang kami terima juga akan diperiksa penyidik Polda, tapi teknisnya setelah seluruh saksi selesai diperiksa dan bukti terkumpul,” tambahnya.

Diketahui, pada Senin (19/11), Nuril melaporkan mantan atasannya dengan Pasal 294 KUHP terkait dugaan perbuatan cabul antara atasan dan bawahan.

Terpisah, Kabid Humas Polda NTB, AKBP I Komang Suartana, membenarkan pihaknya melaui penyidik Polda NTB telah memeriksa dua orang saksi dan pelapor terkait dugaan kasus dugaan pelecehan seksual mantan pegawai honorer SMAN 7 Mataram oleh mantan atasannya.

“Saksi yang diperiksa itu ada dua, nanti setelah saksi diperiksa dan pelapor diperiksa, baru kami akan memeriksa saudara H Muslim,” ungkapnya melalui pesan tertulisnya yang diterima wartawan, kemarin.

Komang menyebutkan, dua saksi tersebut merupakan teman kerja Nuril saat masih aktif bekerja sebagai pegawai honorer di SMAN 7 Mataram.

Selain kedua saksi dan pelapor, penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Subdit 4 Ditreskrimum juga akan meminta keterangan dari saksi ahli untuk memperkuat laporan Baiq Nuril.

Komang melanjutkan, penyidik juga sudah melakukan koordinasi dengan aspidum, jaksa di Kejaksaan Tinggi NTB dan ahli dari Universitas Negeri Mataram (Unram) untuk menentukan pasal mana yang bisa diterapkan dalam laporan ini. RUL.

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Masyarakat Minta Kinerja PDAM Loteng Diaudit

MATARAM, DS – Pernyataan Dirut PDAM Lombok Tengah yang menyebut jika perusahaanya mengalami kerugian baru-baru …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *