Selasa , 11 September 2018
Home / Hukum / Masyarakat NTB Dukung KPK Usut Divestasi Saham NewmonSpt
Inilah spanduk dukungan terhadap KPK mengusut dugaan korupsi divestasi saham PT NNT yang kini menyebar di jalan protokoler Kota Mataram,

Masyarakat NTB Dukung KPK Usut Divestasi Saham NewmonSpt

MATARAM, DS – Puluhan spanduk bertuliskan dukungan pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk terus menyelidiki dugaan penyimpangan divestasi saham perusahaan pertambangan PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) yang kini berubah nama menjadi PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) terus bermunculan di sejumlah ruas jalan protokoler Kota Mataram.

Tak tanggung-tanggung spanduk berukuran 3×1 meter yang berjejer sejak Senin (10/9) malam itu menghiasi sudut-sudut jalan di Kota Mataram. Diantaranya, Taman Malomba, Polda NTB,  Islamic Center (IC) NTB,  perampatan BI,  jalan Udayana,  Eks Bandara Selaparang, jalan Lingkar Selatan hingga simpang empat Sweta

Koordinator Masyarakat Cinta NTB,Abdul Majid, menyatakan pemasangan spanduk ini merupakan bentuk moral dukungan pada KPK agar tidak melupakan NTB terkait dengan kasus dugaan penyimpangan divestasi saham PT NNT yang kini berubah nama menjadi PT AMNT pada penjualan saham 6 persen.

“Spanduk yang kita pasang ini berisikan dukungan ke KPK juga sekaligus menginformasikan pada masyarakat NTB manakala saham milik masyarakat NTB telah telah di jual oleh pemerintah daerah dengan harga yang sangat tidak wajar,” tegas Majid menjawab wartawan, Selasa (11/9).

Menurut dia, aksi pasang spanduk yang dilakukannya kali ini bertujuan memberikan suport pada elemen masyarakat NTB lainnya yang juga telah melakukan aksi unjuk rasa di kantor KPK di Jakarta beberapa waktu lalu.

Majid menuturkan, pemasangan spanduk ini  akan berlanjut ke wilayah lainnya di NTB.

“Setelah ini, kami berencana akan mengadakan seminar dan aksi teatrikal terkait penjulan saham NNT, tapi itu nantu setelah semua spanduk terpasang di 9 kabupaten/kota lainnya di NTB,” kata dia.

Sebelumnya, KPK menyatakan tidak menutup kemungkinan kembali akan meminta keterangan dari Dr. TGH. Muhammad Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang (TGB), terkait dugaan rasuah itu.

“Klarifikasi nanti. Bisa saja namanya lidik (penyelidikan) siapa saja bisa (diminta keterangannya). Lidik itu sangat terbuka sekali. Siapa saja bisa memberikan informasi untuk mendukung itu (penyelidikan),” kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan di Gedung KPK, Jakarta beberapa hari lalu.

Lembaga antirasuah itu saat ini tengah mengumpulkan bukti dan keterangan sejumlah pihak terkait dugaan korupsi divestasi saham perusahaan tambang itu. Basaria menyatakan semua pihak yang terkait divestasi saham PT Newmont itu sangat mungkin dimintai keterangannya dalam proses penyelidikan. Namun, Basaria belum mau bicara siapa saja pihak yang nantinya akan dipanggil.

Saat disinggung soal arah penyelidikan yang dilakukan terkait divestasi saham PT Newmont yang dibeli oleh PT Medco Energi Internasional Tbk (Medco Energi), Basaria enggan menjawab lebih lanjut.  “Itu dalam tingkat lidik (penyelidikan). Kami enggak boleh (kasih) info itu. Enggak boleh nanti. Setelah dia (penyelidikan) naik ke tingkat penyidikan baru kita infokan,” ujarnya.

KPK sendiri telah memanggil Wakil Gubernur NTB Muhammad Amin untuk dimintai keterangannya pada Selasa (3/7) lalu. Namun, Amin menolak memberikan penjelasan terkait pemanggilannya kepada awak media.

Ia mengatakan tak memiliki kewajiban untuk menjelaskan kepada awak media terkait pemeriksaan dirinya tersebut. Amin hanya membenarkan diklarifikasi sejumlah hal oleh KPK. Ia pun meminta pemanggilan dirinya dikonfirmasi ke KPK.

“Tidak ada kewajiban saya jelaskan. Iya (klarifikasi). Konfirmasinya di KPK saja,” kata Amin beberapa waktu lalu.

Selain Wagub Amin, KPK telah pula memanggil sejumlah pihak terkait. Diantaranya, Bupati Sumbawa, Bupati KSB, dua orang Wakil Ketua DPRD NTB, Pimpinan Komisi dan Fraksi DPRD NTB, Sekda NTB Dr. H. Rosiady Sayuthi, serta Direktur Utama PT Daerah Maju Bersaing (DMB) Andy Hadianto. RUL.

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

PRESIDEN JOKOWI DIDAMPINGI GUBERNUR NTB SERAHKAN 14.000 SERTIFIKAT TANAH RAKYAT

SUMBAWA,DS-Usai meresmikan Bendungan Tanju, di Kabupaten Dompu, Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo dan Gubernur …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *