Selasa , 5 Juni 2018
Home / Hukum / Kunjungi Lokasi Pengerusakan Jamaah Ahmadiyah di Lotim TGB Minta Warga Grepek Kedepankan Musyawarah
Dialog TGB dengan warga ahmadiyah

Kunjungi Lokasi Pengerusakan Jamaah Ahmadiyah di Lotim TGB Minta Warga Grepek Kedepankan Musyawarah

 

LOTIM, DS- Gubernur Dr. TGH. Muhamad Zainul Majdi mengajak warga dusun Grepek Tanak Eat, Desa Greneng, Kecamatan Sakra Timur untuk menjaga hal-hal baik yang tumbuh dan berkembang di masyarakat yaitu semangat persaudaraan, kekeluargaan dan kekerabatan.

Sebelumnya, penyerangan dan pengusiran dilakukan oleh warga yang sama terjadi pada Sebtu (19/5)  sekira pukul 11.00 Wita. Massa mengusir tujuh kepala keluarga yang berjumlah 24 orang yang merupakan jamaat Ahmadiyah di wilayah setempat.

Tak hanya itu, delapan rumah dari tujuh kepala keluarga dirusak oleh warga. Oleh karena itu, TGB datang ke lokasi guna menindaklanjuti penyelesaian kasus itu.

“Jujur saya prihatin atas insiden penyerangan yang terjadi pada bulan Ramadhan ini,” kata Gubernur saat memulai dialog dengan warga setempat, Senin (21/5).

TGB menegaskan, jika semangat persaudaraan dan kekeluargaan tidak bisa dijaga dengan baik maka yang muncul adalah kebencian,”  tegasnya yang ditemani PJs. Bupati Lombok Timur, Kepala Desa Greneng dan sejumlah pejabat dalam kunjungannya itu.

Menurut TGB, jika ada perlakuan yang tidak baik maka cara-cara yang baik dan terpuji yang harus dikedepankan, yakni melakukan musyawarah atau saling menasehati.  Mengingat, apa yang terjadi dalam diri manusis merupakan cerminan bagi orang lain.  “Kalau ada yang salah, nasehati dia, karena dia adalah cerminan kita. Semua kita adalah cerminan satu sama lain,”  ungkapnya.

Gubernur berharap agar kasus pengerusakan dan penyerangan pada masyarakat seperti yang sesudah terjadi itu agar tidak terulang lagi. Sebab, kalau terjadi akan berdampak pada terganggungnya pembangunan, serta nama baik daerah.

Untuk itu, ia mengingatkan agar masyarakat perlu menjaga kondusifitas wilayahya, lantaran siapa lagi yang menjaga keamanan daerah jika tidak masyarakat itu sendiri. “Kami masih  mencarikan solusi terbaik untuk kasus ini. Diantaranya, mengundang sejumlah tokoh masyarakat untuk duduk bersama, bermusyawarah menyelesaikan permasalahan tersebut,” jelas TGB mengingatkan.

 Sapa Jamaah Ahmadiyah di Pengungsian

Sementara itu, saat di Mapolres Lombok Timur, Gubernur menyempatkan berdialog dengan sejumlah warga Ahmadiyah yang hingga kini masih ditampung di lokasi itu.  Menurut TGB, pihaknya berkomitmen menyelesaikan permasalahan tersebut.  Meski demikian, perlu waktu untuk menyelesaikannya, lantaran masalah tersebut tidak sesederhana yang dibayangkan.

Apalagi, tidak mungkin untuk segera mengembalikan warga Ahmadiyah ke Desa Greneng ataupun memperbaiki rumahnya. “Untuk sementara waktu kita tunggu situasi mendingin, baru kita carikan solusi penanganan yang terbaik,” kata TGB.

Dalam kesempatan itu. Orang nomor satu di NTB itu meminta pemda Lombok Timur agar memastikan anak-anak warga Ahmadiyah tetap bisa bersekolah.

“Jangan sampai anak-anak jadi korbannya. Pokoknya, mereka harus sekolah, sehingga perlu segera dilakukan trauma healing,” tandas Zainul Majdi. fahrul

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Artis Sinetron Kedapatan Merokok di Pesawat Batik Air Rute Lombok

LOTENG, DS – Seorang penumpang maskapai Batik Air harus berurusan dengan Otoritas Bandar Udara Internasional …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *