Minggu , 10 September 2017
Home / Hukum / Keluarga Yakin Mawardi Masih Hidup
Tim Kuasa Hukum keluarga dr Mawardi Hamry dan Nusatenggara Development Institute saat menemui saudara Mantan Direktur RSUP NTB H.Suparman Hamri di Jakarta

Keluarga Yakin Mawardi Masih Hidup

MATARAM, DS – Meski belum ada perkembangan yang signifikan terkait misteri keberadaan mantan Dirut RSUP NTB dr. H. Mawardi Hamry (55) yang dilaporkan hilang pada Maret tahun 2016 lalu, pihak keluarga masih optimis jika mantan pejabat lingkaran Gubernur NTB masih hidup.

Suparman Hamri, kakak tertua Mawardi, mengatakan bahwa keluarga telah menyerahkan sepenuhnya pencarian Mawardi KEpada pihak Kepolisian. Ia menilai bahwa upaya polisi untuk mencari keberadaan adiknya saat ini sudah maksimal. “Sehingga, kami tidak akan pernah sekalipun untuk mencabut laporan terkait kehilangan saudara kami. Pokoknya, kami yakin saudara kami itu masih hidup kok,” tegas Suparman saat menghubungi wartawan disela-sela menerima kunjungan tim kuasa hukum keluarga Wahidjan SH dan Nusatenggara Development Institute di kediamannya di Jakarta, Sabtu (9/9).

Diketahui, Mawardi dilaporkan hilang setelah pergi meninggalkan rumah dinasnya di Jalan Langko 31, Dasan Agung, Mataram, NTB, Rabu (23/3) tahun 2016 lalu, sekitar pukul 20.00 Wita. Polda NTB telah menyebar selebaran berisi foto dan ciri-ciri fisik Mawardi, berikut imbalan Rp 200 juta bagi siapa saja yang bisa menunjukkan keberadaannya.

Suparman mengaku, pihak keluarga mengatensi atas adanya aksi sekelompok masyarakat NTB yang telah menyebarkan spanduk. Bahkan, selanjutnya mereka rela datang jauh-jauh ke Jakarta menemui Wapres Jusuf Kalla dan Komnas HAM sekadar untuk mendorong keseriusan aparat Polda NTB untuk serius menemukan adeknya tersebut.

“Jujur sebagai perwakilan keluarga, kami terharu atas adanya aksi swadaya masyarakat NTB yang mencintai adeknya tersebut,” kata dia.

Sementara itu, kuasa hukum keluarga dr. H. Mawardi Hamry, Wahidjan SH, memastikan, pihaknya akan terus intensif mengawal proses hukum dan penyelidikan yang kini akan dilanjutkan oleh jajaran Polda NTB dibawah kepemimpinan Kapolda Brigjen Firly. Menurutnya, keseriusan jajaran kepolisian sangat diperlukan. H. Mawardi Hamry sendiri masih berstatus pejabat negara.

“Kami mengimbau pihak Pemprov NTB melalui Gubernur agar tidak berhenti mencari keberadaan dr Mawardi. Ingat, pak Mawardi masih berstatus ASN pemprov NTB sehingga ada kewajiban Gubernur untuk melindungi jajarannya,” tandas Wahidjan.

Terpisah, adik kandung dr Mawardi lainnya, M. Anwar, juga masih meyakini jika yang bersangkutan masih hidup. Meskipun hingga kini diakui belum ada kabar dari pemprov maupun Polda NTB terkait keberadaan Mawardi. “Saya yakin kakak masih hidup,” tegasnya.

Anwar mengatakan, keluarga sebenarnya mencemaskan keberadaan dr. Mawardi, namun demikian keluarga tidak mampu melakukan apa-apa.

Dikatakan, semuanya sudah diserahkan ke pihak Kepolisian dan Pemprov. NTB untuk dilakukan pencarian. Bahkan, keluarga sudah melakukan berbagai macam upaya seperti paranormal, melakukan sayembara dengan hadiah ratusan juta.fahrul

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Kadang Jari Desak IDI NTB Bersikap Soal Kasus Hilangnya Dirut RSUP NTB

MATARAM, DS – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) NTB didesak proaktif bersikap dalam menyuarakan hilangnya salah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *