Selasa , 6 Februari 2018
Home / Hukum / Kapolda NTB Minta Calon Kada ‘Jual’ Ide dan Program
Kapolda NTB Brigjen Pol. Drs. Firli

Kapolda NTB Minta Calon Kada ‘Jual’ Ide dan Program

MATARAM, DS – Kapolda NTB, Brigjen Pol. Drs. Firli, MSi, meminta seluruh calon kepala daerah yang akan mengikuti kontestasi Pilkada 2018 di Nusa Tenggara Barat (NTB) agar lebih fokus menyampaikan pesan moral untuk menjaga persatuan dan kesatuan NKRI. Selain itu, mengedukasi warga dengan menyebar visi-misi dan adu program.

“Masyarakat sudah memahami kondisi NTB lima tahun lalu dan saat ini serta apa yang perlu dibutuhkan di lima tahun kedepannya. Jadi, para calon harus selalu menjual program, visi dan misinya jika ingin dipilih oleh rakyat,” ujar Kapolda menjawab wartawan usai menghadiri sidang paripurna istimewa DPRD NTB, Rabu (31/1).

Firli mengatakan akan fokus mengawal pelaksanaan Pilkada Serentak 2018. Hal ini dirasa penting agar pelaksanaanya dapat berjalan sesuai harapan. Untuk itu, koordinasi dengan pihak penyelenggara Pemilu, mulai KPU dan Bawaslu NTB terus dilakukan agar semua tahapan Pilkada dapat berjalan dengan aman dan lancar.

Kapolda mengingatkan semua pasangan calon dan timnya tidak lagi mendewakan nomor tertentu untuk diperebutkan. Kata Firli, semua nomor itu adalah sama saja baiknya.

“Memang, ada saja, orang tidak ingin angka 4,2 dan 3. Karena berpatokan pada angka 1. Ini hanya soal selera saja, Tapi, saya ingatkan, penentu kemenangan itu bukan dari nomor urut, tapi ditentukan oleh takdir. Catatan dari Allah itu sudah ada siapa pemenangnya. Sekarang ini, kita hanya menjalankan takdirnya untuk mencapai kemenangan dengan cara berpolitik yang santun,” jelasnya.

Menurut Kapolda, semua calon kepala daerah agar menginformasikan hal-hal yang tidak palsu atau ‘hoax’ dan menghindari kampanye hitam pada Pilkada nanti.  Oleh karena itu, ia berharap para calon kepala daerah  menyampaikan gagasan atau ide yang membuat masyarakat atau para pemilih bisa menentukan siapa yang terbaik untuk memimpin daerahnya.

“Jika sampai ada calon kepala daerah dan timnya yang kerjaanya hanya mengangkat black compaign atau all negatif compign. Saya pastikan, mereka itu adalah calon yang tidak punya materi untuk kampanye. Wajarlah, saya sarankan, mereka jangan dipilih,” tegas Kapolda.

Polda NTB akan tetap berupaya mencegah terjadinya ujaran kebencian di media sosial (medsos) selama gelaran Pilkada serentak 2018. Lantaran, Tim cyber Bareskrim Mabes Polri dilibatkan untuk patroli dunia maya.

“Hate speech menjadi salah satu yang paling kita waspadai selama Pilkada ini,” ucap Kapolda seraya menambahkan  personel Bareskrim Mabes Polri akan membantu Polda NTB menangani ujaran kebencian di medsos.   “Satgasnya memang terpusat dari Mabes (Polri). Anggotanya dari kita,” tandasnya.

Patroli cyber Polda NTB ditingkatkan selama gelaran Pilkada serentak ini. Setiap harinya, personel cyber berselancar di dunia maya untuk meminimalisir ujaran kebencian. “Itu sudah ditingkatkan. Bahkan beberapa kali sudah menangkap yang hatespeech dan hoax,” pungkas Firli.fahrul

 

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Pembangunan di KEK Mandalika Langgar Aturan

MATARAM, DS – Pemprov NTB berencana  melakukan koordinasi sektoral dengan Pemkab Lombok Tengah terkait dugaan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *