Selasa , 13 Juni 2017
Home / Hukum / Kapolda NTB Tak akan Main-Main
Kapolda NTB, Brigjen Pol Drs Firli

Kapolda NTB Tak akan Main-Main

MATARAM,DS – Kepolisian Daerah (Polda) NTB tidak akan main-main menangani kasus dugaan penghinaan terhadap Gubernur Dr. TGH Muhamad Zainul Majdi yang dilakukan oleh salah satu warga keturunan bernama Steven Hadisurya Sulistyo. Polda NTB akan segera melakukan koordinasi dengan pihak Mapolda Metro Jaya di Jakarta dalam waktu dekat ini.

Langkah itu ditempuh karena tempat kasus itu dilaporkan pertama kali adalah di Jakarta. “Prinsipnya, kami tidak akan main-main atas kasus dugaan penghinaan ke pak Gubernur NTB. Secepatnya, jajaran kami akan menemui tim penyidik yang telah di bentuk Polda Metro Jaya guna melakukan koordinasi terkait perkembangan penyelidikannya,” ungkap Kapolda NTB, Brigjen Pol Drs Firli MSi menjawab wartawan yang menghubunginya melalui telpon selulernya, Selasa (18/4).

Menurutnya, langkah cepat yang dilakukannya tidak lain guna memberikan kepastian hukum bagi masyarakat NTB. Polda NTB dipastikan tidak ingin kasus tersebut menjadi alot dan menimbulkan permasalahan baru.

“Bagi saya itu, yang paling penting bagaimana di NTB bisa aman, nyaman, rakyat bisa kerja, sekolah bisa jalan, guru ngaji masih bisa ngajar, wartawan bisa cari berita, itu aja,” tegas Mantan Wakapolda Jateng itu.
Sementara itu, pada Senin (17/4), ribuan massa dari berbagai organisasi sejak pukul 11.00 Wita dilaporkan telah memenuhi gerbang depan Mapolda NTB. Mereka meminta polisi secepatnya menangkap dan mengadili pelaku penghina TGB dan sang istri saat berada di Singapura.

Aksi unjuk rasa itu berlangsung kondusif. Beberapa perwakilan massa secara langsung menuju Ditreskrimum Polda NTB untuk melaporkan Steven Hadisurya Sulistyo atas ucapan bernada rasis yang dilontarkan pada TGB yang tidak lain adalah Gubernur NTB.

Sebelumnya, sejumlah warga keturunan Tionghoa di NTB mengutuk perbuatan salah seorang oknum yang menghina Gubernur NTB, TGH. M. Zainul Majdi. Bahkan mereka menuntut agar pihak kepolisian menghukum pelaku. Video pernyataan sikap warga Tionghoa di NTB menjadi viral ketika telah menyebar luas di media sosial Facebook.

Dalam video berdurasi sekitar 3 menit itu, nampak salah seorang perwakilan Tionghoa menyatakan tiga poin utama dalam suratnya. Menurut salah seorang pembaca surat yang juga merupakan keturunan Tionghoa, perilaku dan ucapan SHS yang telah menghina itu dianggap mencederai semangat kesatuan dan persatuan serta keharmonisan bermasyarakat berbangsa dan bernegara. Terlebih lagi yang ia hina adalah TGB, Gubernur NTB.

“Dengan hal tersebut kami warga Tionghoa NTB menyatakan tiga hal, satu kami mengutuk dan menyesalkan sikap arogan yang menghina, karena ini menyangkut martabat bangsa dan negara,” ungkapnya, kemarin.
“Dua kami sangat keberatan jika Gubernur kami dilecehkan, dihina karena bagi kami TGB adalah pimpinan yang arif bijaksana dan adil,” imbuhnya.

“Tiga kita meminta kepada pihak kepolisian agar segara yang bersangkutan diproses secara hukum ditangkap dan di pidanakan demikian pernyataan sikap warga Tionghoa NTB,” tandasnya.fahrul

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Deviden Belum Diserahkan ke Pemda, Dirut DMB akan Dipanggil

MATARAM, DS – Pemprov NTB memastikan, deviden dan penjualan saham milik pemerintah daerah sebanyak 6 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *