Sabtu , 12 Mei 2018
Home / Hukum / Eeeh… Pulau Satonda Kok Dijual
Inilah akun facebook Agen property Lombok yang mempromosikan penjualan Pulau Satonda di wilayah Kabupaten Dompu, NTB yang kini menghebohkan warga NTB

Eeeh… Pulau Satonda Kok Dijual

 

MATARAM, DS – Agen property Lombok mengumumkan penjualan salah satu pulau di Kabupaten Dompu, Provinsi NTB, ke seluruh dunia. Pulau itu adalah Pulau Satonda yang berada di Kecamatan Pekat.

Pulau yang ditengahnya terdapat danau air asin dan terkenal luar biasa indahnya itu memiliki areal mencapai 2.600 hektar. Namun, areal pulau yang tak berpenghuni yang akan dijual oleh pemilik akun justru sekira 7.000 hektar. Luas tanah yang bisa dibangun mencapai 550 hektar dibandrol dengan harga Rp 250 miliar.

Asisten I Setda NTB, M. Agus Patria MH, mengaku belum mengetahui kabar kebenaran terkait penjualan pulau Satonda tersebut. Meski demikian, ia memastikan jika ada perusahaan yang berani menjual pulau di wilayah negara kesatuaan RI maka hal itu tidak dibenarkan.

“Apalagi pulau itu adalah pulau Satonda yang berada di Wilayah NTB. Secepatnya, kita akan lacak kebenaran informasi adanya penjualan pulau melalui akun facebook itu,” ujarnya menjawab wartawan yang dikonfirmasi melalui telpon selulernya, Jumat (11/5).

Agus menegaskan, adanya informasi dari masyarakat terkait penjualan pulau di NTB bakal secepatnya dikoordinasikan dengan pihak terkait. Sebab, menurutnya, jika ada investor yang memeroleh hak penguasaan lahan (HPL) atau misalnya sertifikat hak milik (SHM), namun selanjutnya mereka perjualbelikan ke pihak lain, maka hal tersebut tetap merupakan pelanggaran.

“Kalau ada investor berani menjual HPL, dan atau SHM nya, itu jelas masuk ranah pidana. Kita akan ambil tindakan tegas,” tegas Agus.

Mantan Karo Hukum Setda NTB itu menambahkan, mekanisme pengawasan pulau-pulau terluar selama ini berada pada kewenangan aparat TNI Angkatan Laut. Oleh karena itu, pihaknya akan juga mengundang semua pihak terkait guna membahas kebenaran informasi penjualan pulau Satonda tersebut.

“Pokoknya, kalau sudah menjual pulau itu jelas pelanggaran. Sehingga, kita tidak akan main-main untuk menuntaskan hal ini,” tandas Agus Patria.

Diketahui, Pulau Satonda menjadi objek wisata ikonik karena tipografi alamnya yang berupa bentang pegunungan berketinggian 289 meter di atas permukaan laut (Mdpl). Pada bagian tengah pulau, terlihat ceruk danau yang dari atas akan tampak sangat tenang.

Dimana, Pulau Satonda berada di wilayah administrasi Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu. Pulau ini dapat dicapai dalam waktu sekitar 20 menit menggunakan perahu cadik dari daratan Desa Nangamiro Pekat.

Dari pusat Kota Dompu menuju Nangamiro, dibutuhkan waktu tempuh sekitar tiga hingga lima jam perjalanan darat. Namun, jika berangkat dari Kabupaten Sumbawa, waktu tempuhnya mungkin sekitar delapan jam perjalanan darat. Sementara dari Kabupaten Bima, juga dibutuhkan waktu sekitar lima jam perjalanan.

Pulau Satonda sendiri dikenal dengan keindahan alamnya. Pesisir pantainya berpasir putih, dengan terumbu karang yang indah dan aneka ragam flora dan fauna yang memikat.

Keindahan alam di sekitar pulau Satonda menjadikan daerah ini sebagai tempat singgah bagi setiap kapal pesiar tujuan pulau Moyo Sumbawa dan pulau Komodo NTT dari Benoa Bali dan Lombok. Wisatawan mancanegara singgah di pulau Satonda untuk menikmati keindah laut sekitarnya dengan melakukan snorkeling dan menyaksikan danau Satonda. fahrul

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

SEMINAR PENGAWASAN INTERNASIONAL, TGB PAPARKAN IKHTIAR CEGAH KORUPSI 

MATARAM,DS-Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi mengungkapkan bahwa salah satu strategi untuk mencapai tata …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *