Kamis , 27 Juli 2017
Home / Hukum / Bukab Bom, Isi Tas Hitam yang Gegerkan Mataram Ternyata Kwitansi dan Lain-lain
Kabid Humas Polda NTB, AKBP Hj. Tri Budi Pangastuti

Bukab Bom, Isi Tas Hitam yang Gegerkan Mataram Ternyata Kwitansi dan Lain-lain

MATARAM, DS – Warga Kota Mataram dihebohkan adanya penemuan tas ransel berwarna hitam yang diduga berisi bom di persimpangan Jalan Pendidikan, Lingkungan Gomong, di sebelah timur antara kampus AMM dan Kantor DPD Golkar Mataram pada Rabu malam (26/7) sekitar pukul 18.30 Wita. Akibatnya, akses jalan menuju salah satu ruas jalan protokoler di ibukota provinsi NTB dipasangi police line guna steril dan memudahkan kerja Tim Penjinak Bom dari Detasemen Gegana Satuan Brigadir Mobil Polda NTB yang datang ke lokasi tersebut.

 

“Tim gegana sudah melakukan proses sterilisasi terhadap ransel itu. Tapi, kita belum tahu isinya apa, bom atau bukan. Makanya, kita tutup akses jalan untuk memudahkan kerja Tim Gegana,” kata Kapolres Mataram AKBP Muhammad yang ditemui wartawan di lokasi pada Rabu malam sekitar pukul 21.30 Wita.

 

Menurutnya, ransel berwarna hitam yang mencurigakan itu sudah diamankan ke Markas Komando Satbrimobda Polda NTB untuk pemeriksaan lanjutan.  Sementara, sebelum dievakuasi, tim jibom di lokasi telah melakukan sterilisasi dan pendeteksian awal terhadap tas ransel berwarna hitam mencurigakan tersebut dengan menggunakan alat pendeteksi bom.

 

Saat proses berlangsung terdengar sebuah ledakan yang sumber suaranya berasal dari ransel tersebut.  “Tapi, ledakan itu bukan bomnya. Itu salah satu prosedur untuk mencerai-beraikan barang-barang yang ada di dalam tas tersebut, sehingga memang ada terdengar semacam ledakan,” tegas Kapolres.

 

Untuk itu Kapolres Mataram meminta kepada masyarakat agar jangan khawatir lagi karena kondisi di lokasi sudah aman dan terkendali. “Tidak ada yang perlu dikhawatirkan, sudah tidak ada apa-apa, aman dan kondusif,” katanya.

 

Bukan Bom

Dikonfirmasi terpisah, Kabid Humas Polda NTB, AKBP Dra Hj Tri Budi Pangastuti MM mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya dari Sat Brimob, bahwa isi didalam tas ransel tersebut tak ada yang berarti dan perlu dikhawatirkan.

 

Tri Budi mengatakan isi didalam tas hanya berupa mistar besi, rangkaian elektro, memori CPU, pembuka tutup botol, grendel kunci pintu, kunci motor, rantai kecil dan tas. Kemudian, gantungan kunci, ikat pinggang, kuitansi sebanyak 15 lembar pembelian produk Lejel Shopping Mataram.

 

Bahkan, ada pula ditemukan tali sepatu, bolpoint, dompet kecil, senar pancing dua gulung, potongan kertas kecil, buku etika makan dan minum. Selanjutnya, brosur iklan alat rumah tangga dan produk cat tembok. “Dana, kami temukan, ada potongan karpet jok mobil, rantai kalung dan 12 lembar slip bukti transfer Bank Mandiri,” ungkap Tri Budi menjawab wartawan, Kamis (27/7).

 

Menyinggung alasan tertinggalnya tas tersebut. Tri menegaskan, jika pihaknya hingga kini, belum mengetahui secara pasti motif dari pemiliknya meninggalkan tas tersebut.  Namun ia membantah manakala ada sinyalemen yang menyebutkan adanya indikasi yang mengarah pada teror kepada masyarakat.

 

Meski demikian, lanjut Tri Budi, pihaknya mengimbau masyarakat, apabila ada hal-hal yang mencurigakan diharapkan langsung melapor ke kantor polisi terdekat.

 

“Kami minta masyarakat tetap tenang dan tidak perlu ada yang dikhawatirkan.  Yang pasti, kewaspadaan harus tetap dikedepankan, namun sikap panik ataupun takut agar mulai dihindarkan,” tandasnya.

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Bupati Sumbawa Minta Gubernur Patuhi Perda Penggabungan BPR

MATARAM, DS – Bupati Sumbawa HM. Husni Djibril BSc meminta Gubernur Dr. TGH. Muhamad Zainul …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *