Sabtu , 30 Desember 2017
Home / Hukum / 2017, Konflik Sosial di NTB Alami Penurunan 
Kapolda NTB Brigjen Pol. Drs. Firli, M.Si

2017, Konflik Sosial di NTB Alami Penurunan 

MATARAM, DS – Kepolisian Daerah (Polda) NTB memaparkan tingkat kasus konflik sosial di NTB pada tahun ini mengalami penurunan yang sangat signifikan. Jika pada tahun 2016 lalu angka konflik sosial di NTB mencapai 172 kasus, tahun ini angka kasusnya mengalami penurunan hingga menjadi 26 kasus.

“Kita bersyukur jika konflik sosial bisa kita kelola, sehingga tidak lagi masuk zona merah,” ujar Kapolda NTB Brigjen Pol. Drs. Firli, M.Si menjawab wartawan, Jumat (29/12).

Terdapat sejumlah poin penting yang dilakukan pihaknya dalam menurunkan angka konflik sosial di NTB, diantaranya melakukan empat pendekatan kemanusiaan, pendekatan kesejahteraan, dan pendekatan penegakan hukum.

Selain itu, Polda NTB mulai melakukan pemetaan titik-titik dengan tingkat konflik sosial yang cukup tinggi untuk dilakukan empat pendekatan tersebut.

“Saya contohkan,konflik sosial misalnya sempat muncul saat musim kemarau, di mana masyarakat yang mengalami kekeringan saling berebut air. Aparat kami bergerak kesitu guna menyalurkan air guna membantu masyarakat dan meredam konflik yang ada saat musim kemarau. Alhamdulillah selama kemarau kemarin tidak terjadi konflik,” jelas Firli.

Upaya meredam konflik sosial tentu tidak bisa dilakukan Polda NTB, melainkan juga dukungan dari masyarakat itu sendiri. “Tentu hasil ini tidak akan maksimal kalau masyarakat tidak mendukung. Kita berkesimpulan pasti bisa diselesaikan (konflik sosial),” tandasKapolda. fahrul.

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Disorot, Anggaran Siluman Rp 10 Miliar ke KONI NTB 

MATARAM, DS – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD NTB, Drs. Ruslan Turmudzi menyoroti penambahan anggaran …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *