Jumat , 8 September 2017
Home / Ekonomi / TNI KAWAL PENINGKATAN PRODUKSI PANGAN DI NTB
Panen Raya Padi di Desa Badrain, Narmada,

TNI KAWAL PENINGKATAN PRODUKSI PANGAN DI NTB

Mendukung kebijakan pemerintah mewujudkan kedaulatan pangan nasional, aparat TNI secara konsisten mengambil peran maksimal untuk ikut mengawal proses peningkatan produksi pertanian
tersebut. Bahkan Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Komaruddin Simanjuntak menegaskan, kedepan TNI akan terus memaksimalkan perannya di bidang kedaulatan pangan.

“Panglima perang kedepan adalah panglima kedaulatan pangan, ” tegas Pangdam didampingi Wakil Gubernur NTB, H.Muh Amin, SH.,M.Si pada acara Panen Raya Padi di Desa Badrain, Narmada,
Lombok Barat Nusa Tenggara Barat, Kamis (7/9/2017).

Menurut Pangdam, menjaga peningkatan produksi pangan untuk mewujudkan kadaulatan pangan, tidaklah terlalu sulit. “Itu tidak susah bagi Indonesia, karena kita adalah negara agraria,”
ujarnya.

Ia menyampaikan dengan kemajuan teknologi dan SDM, petani Indonesia bisa menemukan bibit padi unggul yang kuat bertahan dalam kondisi apapun. “Bibit kita pernah diuji coba di negara
Brunei Darussalam yang kondisi tanahnya memiliki derajat keasaman tinggi bisa tumbuh dengan baik dan menghasilkan 12 ton per hektar, dimana bibit dari negara lain tidak produktif dan
bahkan tidak bisa bertahan pada tanah seperti itu,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Wagub H. Muh. Amin, SH. M.Si, menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah pusat dan jajaran TNI yang sangat konsisten dalam mendukung kebijakan peningkatan produksi pertanian di Nusa Tenggara Barat.

Ia menegaskan sektor pertanian memiliki peranan yang sangat penting dan strategis dalam pembangunan di Provinsi NTB. Sektor ini adalah sektor utama penggerak perekonomian daerah
bersama dengan sektor pariwisata.

“Jadi, sektor pertanian bukan hanya berperan dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan, tetapi juga menjadi salah satu faktor dalam usaha mengentaskan kemiskinan,” tegasnya.
Di hadapan ratusan masyarakat yang hadir pada panen raya itu, Wagub mengatakan dari 34 provinsi salah satu sentra pendukung kedaulatan pangan di Indonesia adalah Provinsi NTB. Selain padi, NTB juga dikenal sebagai daerah produsen jagung.

Selama tiga tahun terakhir, pertumbuhan produksi kedua komoditas unggulan NTB ini terbilang sangat menggembirakan.
Untuk dimaklumi, bahwa Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat mempunyai dua tugas pokok yaitu OMP (Operasi Militer Perang) dan OMSP (Operasi Militer Selain Perang). Untuk Operasi Militer Selain Perang, salah satu tugas pokok yang diemban adalah
mengimplementasikan pemberdayaan wilayah pertahanan dengan membantu pemerintah daerah. Seperti dengan memanfaatkan lahan yang tidak produktif atau lahan tidur untuk dikelola
menjadi lahan pertanian bekerjasama dengan pemerintah daerah dan kelompok tani untuk mendukung ketahanan pangan di wilayah, sehingga dapat mendukung tercapainya ketahanan pangan nasional. hms

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

TELKOMSEL IDUL ADHA PEDULI, SERAHKAN HEWAN KORBAN

MATARAM,DS-PT. Telkom Regional Bali Nusra melaui Program Idul Adha Peduli dengan tema Berbagi Dalam Kebersamaan, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *