Selasa , 11 September 2018
Home / Ekonomi / Konjen Tiongkok Kunjungi Korban Gempa Lombok
Konjen RRT Gou Haodong bersama rombongan Konsulat RRT di Denpasar saat bersilaturhami ke Posko NU Peduli Lombok,

Konjen Tiongkok Kunjungi Korban Gempa Lombok

MATARAM,  DS – Pemerintah  Republik Rakyat Tiongkok (RRT) melalui perwakilan negara mereka mengikuti perkembangan gempa di Lombok. Perwakilanya bergegas menggalang dana bantuan.

Mereka yang terdiri dari berbagai perusahaan terus memberikan donasi dibawah koordinasi Konsulat RRT di Denpasar. Diantaranya, PT China Harbour, China Food, Bank of Cina, Layanan Keuangan Berbagi, dan perusahaan mobil China, Sokon (DongFeng Sokon/ DFSK) memberikan donasi mereka melalui jajaran NU Peduli Korban Gempa Lombok.

Penyerahan bantuan lima perusahaan ternama di Tiogkok dilakukan Konsul Jenderal (Konjen) Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Gou Haodong bersama rombongan Konsulat RRT di Denpasar pada Koordinator NU Peduli Baiq Mulyana MPd di Aula Universitas NU NTB pada Senin (10/9).

Usai menyerahkan bantuan, rombongan Konjen RRT mengunjungi sejumlah lokasi korban gempa bumi di Lombok. “Kami datang untuk meninjau lokasi korban gempa di Lombok, untuk lebih mengetahui kondisi dan juga apa saja yang dibutuhkan,” kata Gou Haodong menjawab wartawan.

Ia menyatakan, pascagempa bumi yang menerjang Pulau Lombok pada awal Agustus lalu, Pemerintah Tiongkok sudah memberikan bantuan logistik dan tanggap darurat melalui berbagai model distribusi.

Selain bantuan Goverment to Goverment, pihak swasta dan masyarakat Tiongkok juga terpanggi menyalurkan bantuan untuk para korban gempa Lombok, salah satunya melalui Posko NU Peduli.

Menurut Gou, khusus Pemerintah RRT di awal gempa telah menyumbangkan dana mencapai 100 ribu US Dolar atau setara dengan Rp 1,44 miliar yang didonasikan melalui PMI Indonesia. Sedangkan, pihaknya telah mampu menghimpun dana dari sejumlah perusahaan lainnya melalui NU Peduli jika dikalkulasi senilai Rp 500 juta.

“Tapi, ini belum termasuk satu unit kendaraan yang tadi kami berikan sebagai operasional pengakutan bantuan ke korban dari perusahaan mobil Cina, Sokon (DongFeng Sokon/ DFSK). Jadi, jika dikalkukasi dengan kendaraan maka angka bantuannya setera dengan Rp 1,1 miliar,” ujarnya.

Gou menegaskan pasca kunjungan lapangan yang akan dilakukannya kali ini, maka evaluasi terhadap bantuan dan donasi yang akan disalurkan selanjutnya akan bisa diketahui mana yang sangat dibutuhkan oleh para korban gempa.

“Pokoknya, agar bantuan bisa lebih tepat sasaran sesuai apa yang dibutuhkan, maka kita perlu turun lapangan untuk mengevaluasi apa saja kebutuhan korban gempa. Saat ini saja, pemerintah Tiongkok sudah terus mengimbau warganya agar membantu korban gempa di Lombok, sehingga kita yakini bantuan pada korban gempa Lombok bakal terus menambah dari rakyat Tiongkok,” tegasnya.

Gou menjelaskan, karakter masyarakat Indonesia dan Tiongkok punya kesamaan dalam hal kegotongroyongan dan kebersamaan. “Kami berharap delegasi bisa melihat dan belajar langsung di Sinchuan untuk kemudian menerapkannya di Lombok,” tandasnya.

Terpisah, Ketua Tim  NU Peduli, Baiq Mulianah, mengatakan sejauh ini bantuan dari Tiongkok sudah disalurkann NU Peduli ke sejumlah lokasi korban gempa di Lombok Utara, Lombok Timur dan Lombok Barat.

“Pendekatan bantuan ini kami bagi menjadi enam klaster, mulai dari logistik penanganan pengungsi, kesehatan, pendidikan, sampai ke tahap trauma healing,”ungkapnya.

Selain dari masyarakat, bantuan juga berasal dari 5 perusahaan di Tiongkok, termasuk dari Bank of China.  “Donasi dan bantuan dari pemerintah dan swasta di RRT sudah kami salurkan dan hari ini juga ada bantuan donasi yang diserahkan secara simbolik,” kata Mulyana.

Total bantuan yang sudah disalurkan sekitar Rp 500 juta. Namun secara keseluruhan bisa lebih karena bantuan berupa logistik seperti sembako, terpal, kebutuhan anak dan wanita, dan lain sebagainya.

Sementara itu, Sekretaris PW  NU NTB, HL Winengan, dalam kesempatan itu mengungkapkan solidaritas warga Tionghoa sudah ditunjukkan sejak gempa pertama hari Minggu, tanggal 29 Juli. Selain memberikan donasi untuk NU Peduli, warga Tionghoa di Bali dan Lombok, langsung mengunjungi daerah yang terdampak gempa di Lombok Timur. “Saat itu mereka mengirim bantuan logistik dan kebutuhan sehari-hari lainnya sebanyak tiga truk, ” ujar  Winengan.

Winengan mengapresiasi solidaritas warga Tionghoa yang terus memberi bantuan  pada masyarakat yang terdampak gempa di Lombok . “Saya mengapresiasi warga Tionghoa yang terus memberi bantuan  untuk pengungsi tanpa kepentingan apa pun.  Sampai hari ini terus jalan, ” tandasnya seraya mengaku, baru-baru ini perkumpulan warga Tionghoa membantu 100 tenda untuk kegiatan belajar-mengajar siswa terdampak gempa di Pulau Lombok. RUL.

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Sekda NTB Terima Bantuan Pemerintah Kota Jambi

MATARAM,DS-Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Ir. H. Rosiady H. Sayuti., Ph.D. menerima kunjungan rombongan pemerintah kota …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *